Sebulan Pascabanjir Sumatera, Jalan Terputus dan Ribuan Warga Bener Meriah Masih Terisolir

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Jumat, 26 Desember 2025 | 14:30 WIB
Sejumlah akses jalan masih terputus di Bener Meriah, Aceh.  (Instagram/dr.ilhamsyhputra)
Sejumlah akses jalan masih terputus di Bener Meriah, Aceh. (Instagram/dr.ilhamsyhputra)

Bahkan sebelumnya, jembatan sederhana itu hanya bisa digunakan pejalan kaki.

Desa Terisolir dan Kehidupan yang Terhenti

Putusnya akses jalan berdampak langsung pada kehidupan warga. Hingga kini, beberapa desa masih terisolir tanpa aliran listrik.

Aktivitas ekonomi lumpuh, dan mata pencaharian warga—yang mayoritas petani—mengalami kerusakan parah.

Relawan pun mengajak lebih banyak pihak untuk turun langsung membantu.

Ia menegaskan bahwa masih banyak desa di Bener Meriah yang membutuhkan perhatian serius.

Baca Juga: Dukungan Bulat Asia-Pasifik, Indonesia Jadi Kandidat Tunggal Presiden Dewan HAM PBB 2026

Banjir Kembali Datang di Akhir Desember

Kondisi semakin berat ketika dua desa, Buntul dan Lampahan, kembali dilanda banjir pada Rabu malam, 24 Desember 2025. Hujan dengan intensitas tinggi sejak sore hari menyebabkan debit air kembali meluap.

Situasi ini mendorong Pemerintah Kabupaten Bener Meriah memperpanjang masa tanggap darurat untuk ketiga kalinya, yakni dari 24 hingga 30 Desember 2025.

Puluhan Ribu Warga Masih Terisolir

Berdasarkan data posko per 22 Desember 2025, tercatat sebanyak 35.611 jiwa dari 58 desa di enam kecamatan masih berada dalam kondisi terisolir.

Angka ini menjadi pengingat bahwa pemulihan pascabencana bukan hanya soal waktu, tetapi juga soal akses dan keberlanjutan bantuan.***

 

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Sumber: Instagram @drilhamsyhputra

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X