Dengan dua penobatan yang digelar dalam waktu berdekatan, publik kini menunggu bagaimana sikap pemerintah pusat dan daerah dalam menyikapi dualisme ini.
Apakah situasi akan mereda melalui musyawarah, atau kembali berlarut seperti konflik suksesi sebelumnya?
Yang jelas, polemik suksesi ini sekali lagi menunjukkan betapa rumitnya dinamika internal Keraton Kasunanan Surakarta, yang hingga kini masih menjadi salah satu simbol penting sejarah dan budaya Jawa.***
Artikel Terkait
Paku Buwono VI, Raja Surakarta di Simpang Jalan
Paku Buwono XIII Wafat, Ini Profil Putra Mahkota Gusti Purbaya, Calon Penerus Tahta Keraton Surakarta
Begini Prosesi Pemakaman Paku Buwono XIII dari Keraton Surakarta Menuju Imogiri
Silsilah Lengkap Pakubuwana XIII: Garis Keturunan, Istri, dan Putra Mahkota Penerus Tahta
Ribuan Warga Lepas Jenazah Paku Buwono XIII ke Imogiri, Tedjowulan Kawal Keraton Surakarta hingga Penobatan Raja Baru
Berebut Tahta Keraton Surakarta: Tedjowulan vs Putra Mahkota, Siapa Penerus Sah PB XIII?
Begini Duduk Perkara Klaim Tahta Keraton Surakarta antara Putra Mahkota dan Maha Menteri