TITIKTEMU.CO - Keraton Kasunanan Surakarta kini tengah berduka atas wafatnya Sri Susuhunan Pakubuwana XIII, raja ke-12 dari Keraton Solo yang mangkat pada Minggu 2 November 2025.
Sosok yang dikenal dengan nama kecil KGPH Hangabehi ini telah memimpin Keraton Surakarta Hadiningrat selama lebih dari dua dekade, sejak 2004 hingga akhir hayatnya.
Pakubuwana XIII atau Sinuhun PB XIII merupakan bagian penting dari sejarah panjang dinasti Mataram Islam yang telah melahirkan banyak raja besar Jawa.
Meski kini tidak lagi memegang kekuasaan politik, keberadaannya tetap menjadi simbol budaya Jawa dan penjaga warisan leluhur Mataram.
Dari PB XII hingga PB XIII: Penerus Takhta Keraton Surakarta
Pakubuwana XIII lahir sebagai putra tertua dari Sri Susuhunan Pakubuwana XII, dan resmi dinobatkan sebagai raja Keraton Surakarta pada 10 September 2004, menggantikan ayahandanya yang wafat pada 11 Juni 2004.
Menariknya, meskipun bergelar PB XIII, beliau sebenarnya adalah raja ke-12 yang memerintah di Keraton Surakarta. Pasalnya, PB I menjadi raja Mataram Islam saat masih di Kartasura.
Keraton Surakarta sendiri baru berdiri tahun 1745 ketika PB II memindahkan pusat pemerintahan Mataram dari Kartasura ke Desa Sala (Solo). Peristiwa yang kemudian dikenal dengan sebutan “Boyong Kedhaton”.
Asal Usul Kerajaan dan Warisan Mataram Islam
Pakubuwana XIII merupakan keturunan langsung dari Panembahan Senapati, pendiri Kerajaan Mataram Islam pada akhir abad ke-16. Garis keturunannya tersambung hingga Sultan Agung Anyakrakusuma (1613–1645).
Kerajaan Mataram Islam terpecah setelah Perjanjian Giyanti pada 1755 yang memisahkan kerajaan menjadi dua, Kesunanan Surakarta dan Kesultanan Yogyakarta.
Dari situlah lahir dua garis keturunan besar, yaitu Pakubuwana di Surakarta dan Hamengkubuwana di Yogyakarta yang hingga kini masih memiliki hubungan darah.
Artikel Terkait
Raja Solo Sinuhun Pakubuwono XIII Wafat, Keraton Surakarta Berduka
Raja Surakarta Paku Buwono XIII, 21 Tahun Bertahta yang Penuh Konflik
Paku Buwono XIII Dimakamkan di Imogiri Rabu 5 November, Sebelumnya Dikirab Menuju Loji Gandrung
Mengenal Makam Imogiri, Peristirahatan Terakhir Raja-raja Mataram Islam Sejak Sultan Agung
Paku Buwono XIII Wafat, Ini Profil Putra Mahkota Gusti Purbaya, Calon Penerus Tahta Keraton Surakarta
Paku Buwono XIII Wafat, Keraton Yogyakarta Hentikan Suara Gamelan hingga Pemakaman Selesai
Perjanjian Giyanti Membelah Kerajaan Mataram Jadi Dua, Kisah Kasunanan Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta
PB XIII Wafat, Siapa Calon Raja Berikutnya?
Prosesi Pemakaman PB XIII: Kirab Agung dan Tradisi Adat, Ini Jadwalnya