Silsilah Lengkap Pakubuwana XIII: Garis Keturunan, Istri, dan Putra Mahkota Penerus Tahta

photo author
Ken Maesa Pamenang, TitikTemu.co
- Rabu, 5 November 2025 | 08:30 WIB
Silsilah Lengkap Pakubuwana XIII: Garis Keturunan, Istri, dan Putra mahkota Penerus Tahta. (Dok. Humas Pemkot Surakarta)
Silsilah Lengkap Pakubuwana XIII: Garis Keturunan, Istri, dan Putra mahkota Penerus Tahta. (Dok. Humas Pemkot Surakarta)

TITIKTEMU.CO - Keraton Kasunanan Surakarta kini tengah berduka atas wafatnya Sri Susuhunan Pakubuwana XIII, raja ke-12 dari Keraton Solo yang mangkat pada Minggu 2 November 2025.

Sosok yang dikenal dengan nama kecil KGPH Hangabehi ini telah memimpin Keraton Surakarta Hadiningrat selama lebih dari dua dekade, sejak 2004 hingga akhir hayatnya.

Pakubuwana XIII atau Sinuhun PB XIII merupakan bagian penting dari sejarah panjang dinasti Mataram Islam yang telah melahirkan banyak raja besar Jawa.

Meski kini tidak lagi memegang kekuasaan politik, keberadaannya tetap menjadi simbol budaya Jawa dan penjaga warisan leluhur Mataram.

Baca Juga: Sinuwun PB XIII Wafat, Akankah Konflik Suksesi Keraton Surakarta Muncul Kembali? Seno Adjie: Jaga Suasana Kondusif, Pihak Luar Jangam Ikut Campur

Dari PB XII hingga PB XIII: Penerus Takhta Keraton Surakarta

Pakubuwana XIII lahir sebagai putra tertua dari Sri Susuhunan Pakubuwana XII, dan resmi dinobatkan sebagai raja Keraton Surakarta pada 10 September 2004, menggantikan ayahandanya yang wafat pada 11 Juni 2004.

Menariknya, meskipun bergelar PB XIII, beliau sebenarnya adalah raja ke-12 yang memerintah di Keraton Surakarta. Pasalnya, PB I menjadi raja Mataram Islam saat masih di Kartasura.

Keraton Surakarta sendiri baru berdiri tahun 1745 ketika PB II memindahkan pusat pemerintahan Mataram dari Kartasura ke Desa Sala (Solo). Peristiwa yang kemudian dikenal dengan sebutan “Boyong Kedhaton”.

Baca Juga: Sinuwun PB XIII Wafat, Akankah Konflik Suksesi Keraton Surakarta Muncul Kembali? Seno Adjie: Jaga Suasana Kondusif, Pihak Luar Jangam Ikut Campur

Asal Usul Kerajaan dan Warisan Mataram Islam

Pakubuwana XIII merupakan keturunan langsung dari Panembahan Senapati, pendiri Kerajaan Mataram Islam pada akhir abad ke-16. Garis keturunannya tersambung hingga Sultan Agung Anyakrakusuma (1613–1645).

Kerajaan Mataram Islam terpecah setelah Perjanjian Giyanti pada 1755 yang memisahkan kerajaan menjadi dua, Kesunanan Surakarta dan Kesultanan Yogyakarta.

Dari situlah lahir dua garis keturunan besar, yaitu Pakubuwana di Surakarta dan Hamengkubuwana di Yogyakarta  yang hingga kini masih memiliki hubungan darah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X