Dengan nama baru “Sound Karnaval Indonesia”, para pengusaha berharap bisa memperbaiki citra industri ini di mata masyarakat dan pemerintah.
David menegaskan bahwa mereka tetap ingin menjadi bagian dari hiburan rakyat namun tetap taat terhadap regulasi.
Baca Juga: 130 dB Merobek Senyap: Dilema Sound Horeg di Tengah Masyarakat
> “Harapan kami ke depannya tidak lagi ada kegaduhan terkait sound ini. Kita juga akan selalu patuh terhadap peraturan pemerintah,” ujarnya.
Menyambut Era Baru Sound System yang Lebih Positif
Perubahan nama ini bukan sekadar rebranding, tapi juga simbol bahwa para pelaku industri siap beradaptasi dengan masukan masyarakat dan aturan pemerintah.
Dengan semangat baru, Sound Karnaval Indonesia ingin tetap menjadi hiburan yang menggetarkan hati, bukan hanya telinga.***
Artikel Terkait
130 dB Merobek Senyap: Dilema Sound Horeg di Tengah Masyarakat
Viral Ibu Protes Sound Horeg, Kaca Rumah Nyaris Pecah! Warganet Desak Regulasi Lebih Tegas
Pemprov Jatim Siapkan Aturan Terkait Sound Horeg, Target Final 1 Agustus 2025
Polemik Fatwa Haram Sound Horeg, MUI Pusat Soroti Dampak Kesehatan hingga Perekonomian
MUI Pusat Tanggapi Fatwa Haram Sound Horeg: Suara Berlebihan Bisa Rusak Kesehatan dan Lingkungan
Halaman Rumah Warga Pasuruan Jadi Parkiran Penonton Sound Horeg, Aksi Protes Pemilik Bikin Panik
Edi Sound Horeg, dari Garasi Ngawi ke Bayaran Miliaran, Ini Sosok 'Thomas Alva Edisound yang Viral Itu
Viral Aksi Operator Sound Bongkar Tenda Warga di India, Warganet: Mirip Sound Horeg di Indonesia
Viral Video Penggantian Nama “Sound Horeg” Jadi “Sound Karnaval Indonesia”, Tuai Pro-Kontra di Media Sosial