TITIKTEMU.CO - Sebuah video pendek yang memperlihatkan pengumuman perubahan nama “sound horeg” menjadi “sound karnaval Indonesia” tengah ramai diperbincangkan di media sosial.
Video tersebut pertama kali diunggah oleh akun X (sebelumnya Twitter), @Pai_C1, pada Rabu, 30 Juli 2025, dan langsung menarik perhatian warganet.
Dalam cuplikan itu, tampak sejumlah pria berdiri di atas panggung dan menyampaikan pengumuman resmi terkait pergantian istilah tersebut. Meski begitu, belum ada informasi pasti terkait lokasi acara maupun identitas orang-orang yang terlibat dalam pernyataan tersebut.
Baca Juga: Dapat SMS Penerima BSU, Ernest Prakasa Kaget Namanya Dicatut Sebagai Karyawan Kemenkes
"Karena situasinya sudah begini, demi menghindari persepsi yang salah dari masyarakat, maka istilah sound horeg kita ubah menjadi sound karnaval Indonesia," ucap salah satu pria dalam video itu.
Pernyataan ini memicu reaksi beragam dari pengguna media sosial. Banyak warganet tetap menyoroti isu kebisingan yang ditimbulkan oleh penggunaan sound system bervolume tinggi di ruang publik.
“Perlu aturan tegas soal ambang batas kebisingan,” tulis akun @qi*****k di kolom komentar.
Baca Juga: Tempuh Jalur Hukum, Pengacara Sarwendah Ingatkan Pemilik Akun TikTok: Jangan Jadi Pengecut!
Fenomena sound horeg sendiri merupakan hiburan keliling dengan audio bersuara keras yang belakangan menjadi sorotan karena dianggap mengganggu ketertiban lingkungan.
Meski sebagian masyarakat menilai pertunjukan ini sebagai bentuk hiburan rakyat, tidak sedikit pula yang mendorong adanya regulasi lebih ketat untuk menertibkannya.
Perubahan nama menjadi “sound karnaval Indonesia” dipandang sebagai strategi untuk mengubah citra negatif sekaligus meredam perdebatan publik seputar fenomena tersebut.***
Artikel Terkait
Sri Mulyani Tegaskan Soal PPh Marketplace: Bukan Aturan Baru, Tapi Untuk Kepastian Hukum
Tsunami Terjang Hokkaido Usai Gempa M8,7 di Rusia, Warga Jepang Evakuasi Kilat ke Gedung Bertingkat
Gagal di Final AFF U-23, Erick Thohir Pastikan Gerald Vanenburg Tetap Latih Timnas U-23 untuk Kualifikasi Piala Asia
Reza Arap Cerita Momen Kelam, Hampir Kehilangan Nyawa Sebelum Diselamatkan Sang Asisten
Tom Lembong Ajukan Banding atas Vonis 4,5 Tahun Soal Kasus Impor Gula, Kuasa Hukum: Tidak Ada Mens Rea