Daftar Negara Tolak Gabung Board of Peace Bentukan Donald Trump, Ini Alasan Lengkapnya

photo author
Ken Maesa Pamenang, TitikTemu.co
- Kamis, 19 Februari 2026 | 16:10 WIB
Daftar Negara Tolak Gabung Board of Peace Bentukan Donald Trump, Ini Alasan Lengkapnya. (Reuters: Denis Balibouse)
Daftar Negara Tolak Gabung Board of Peace Bentukan Donald Trump, Ini Alasan Lengkapnya. (Reuters: Denis Balibouse)

 

Baca Juga: Siapa Gustavo Petro? Presiden Kolombia yang Berani Hadapi Tekanan Amerika Serikat

Pandangan serupa disampaikan Austria. Kanselir Christian Stocker menilai Board of Peace sebagai struktur paralel yang tidak diperlukan.

Dia menegaskan bahwa lembaga seperti PBB sudah memiliki legitimasi dan mandat yang jelas untuk menangani konflik internasional.

Belgia juga menyampaikan kritik keras. Menteri Luar Negeri Maxime Prevot menyebut pembentukan dewan baru di luar sistem internasional yang diakui berpotensi menciptakan konflik legitimasi dan merusak tatanan global.

Baca Juga: Dewan Perdamaian Versi Trump: Banyak Negara Pilih Mundur Pelan-Pelan daripada Ikut Ribut Global

Alasan Konstitusi dan Hukum Internasional Jadi Faktor Penolakan

Selain soal legitimasi global, sejumlah negara menolak Board of Peace karena alasan konstitusi dan hukum nasional. Negara-negara ini menilai struktur dewan tidak sesuai dengan sistem hukum mereka.

Jerman menjadi salah satu negara yang menyatakan tidak dapat bergabung karena alasan konstitusional. Kanselir Friedrich Merz menilai format Board of Peace tidak sesuai dengan kerangka hukum Jerman.

Menteri Luar Negeri Italia, Antonio Tajani, yang menjelaskan konstitusi negaranya hanya memungkinkan negara bergabung dengan organisasi internasional yang memberikan posisi setara bagi semua anggota.

Board of Peace dinilai tidak memenuhi prinsip tersebut karena memberikan kewenangan dominan kepada satu pihak.

Finlandia dan Slovenia juga menolak bergabung karena menilai dewan tersebut tidak sejalan dengan prinsip hukum internasional dan tatanan global berbasis aturan.

Baca Juga: Donald Trump Klaim Akan Kuasai Minyak Venezuela, Seberapa Besar Cadangan Negeri Amerika Latin Itu?

Vatikan dan Spanyol Soroti Legitimasi dan Inklusivitas

Penolakan dari Vatikan menjadi salah satu yang paling menarik. Kardinal Pietro Parolin menegaskan krisis internasional harus ditangani melalui mekanisme PBB, bukan lembaga baru yang dipimpin satu negara.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X