Heboh! Presiden Venezuela Nicolas Maduro Ditangkap AS atas Dugaan Narkotika Internasional

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Selasa, 6 Januari 2026 | 10:13 WIB
Menyoroti penangkapan presiden Venezuela, Nicolas Maduro oleh pasukan Amerika Serikat (AS) terkait kasus narkotika internasional. (Instagram.com/@presidencia_venezuela)
Menyoroti penangkapan presiden Venezuela, Nicolas Maduro oleh pasukan Amerika Serikat (AS) terkait kasus narkotika internasional. (Instagram.com/@presidencia_venezuela)

TITIKTEMU.CO - Media sosial tengah diramaikan kabar mengejutkan terkait penangkapan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, oleh pasukan Amerika Serikat (AS). Isu ini langsung menyita perhatian publik global karena dinilai mengguncang tatanan politik dan diplomasi internasional.

Mengutip laporan Reuters, Selasa (6/1/2026), Maduro disebut diamankan aparat AS dalam sebuah operasi militer setelah dituding sebagai pemimpin jaringan perdagangan narkotika lintas negara. Penangkapan tersebut menjadikan Maduro sebagai salah satu kepala negara yang dihadapkan langsung ke sistem peradilan federal AS.

Muncul Perdana di Pengadilan Federal AS

Maduro untuk pertama kalinya tampil di hadapan Pengadilan Federal Manhattan, New York, pada Senin (5/1/2026). Dalam sidang singkat tersebut, mantan presiden Venezuela itu secara tegas membantah seluruh dakwaan yang dialamatkan kepadanya.

Baca Juga: Detik-detik Relawan Bidan Nyaris Terseret Arus Sungai Kala Ili, Akses Terputus Pascabanjir Aceh Tengah

“Saya tidak bersalah dan tidak pernah terbukti bersalah,” ujar Maduro melalui penerjemah di ruang sidang, sebagaimana dikutip dari Reuters.

Ia bahkan menegaskan masih menganggap dirinya sebagai pemimpin sah Venezuela. “Saya orang baik dan saya masih presiden negara saya,” ucapnya lantang di hadapan hakim.

Istri Maduro Ikut Ditahan, Sidang Lanjutan Dijadwalkan

Tak hanya Maduro, sang istri Cilia Flores juga turut ditangkap dalam operasi yang sama. Keduanya menyatakan tidak bersalah atas tuduhan yang diajukan jaksa federal AS.

Hakim menetapkan sidang lanjutan pada 17 Maret 2026, sementara persidangan awal berlangsung sekitar 30 menit dengan pengamanan super ketat.

Baca Juga: Bantah Terlibat Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Tegaskan Dana Rp809 Miliar Bukan Masuk Kantong Pribadi

Di luar gedung pengadilan, puluhan demonstran pro dan kontra Maduro berkumpul. Aksi tersebut mencerminkan kuatnya polarisasi politik yang mengiringi penahanan tokoh yang telah memimpin Venezuela selama lebih dari satu dekade.

Operasi Militer AS Picu Kontroversi

Penangkapan Maduro menuai beragam reaksi di media sosial. Akun Instagram @jevuska menyebut Maduro dituduh terlibat dalam skema penyelundupan kokain ke Amerika Serikat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X