Diplomasi di Tengah Asap Perang: Israel dan Lebanon Bersiap Duduk Satu Meja di Washington

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Sabtu, 11 April 2026 | 07:05 WIB
Ilustrasi Israel dan Lebanon akan berunding di Washington  (Reuters)
Ilustrasi Israel dan Lebanon akan berunding di Washington (Reuters)

TITIKTEMU.CO - Ketegangan di Timur Tengah kembali memasuki babak baru setelah Israel dan Lebanon dijadwalkan menggelar perundingan di Washington pekan depan di tengah konflik bersenjata yang semakin memanas di kawasan perbatasan kedua negara.

Langkah diplomatik ini muncul ketika Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, berupaya meredakan eskalasi konflik antara Israel dan kelompok bersenjata Hezbollah yang didukung Iran.

Sebuah konflik yang dalam beberapa pekan terakhir mengancam menggagalkan kesepakatan gencatan senjata yang lebih luas antara Amerika Serikat dan Iran.

Situasi keamanan di kawasan tersebut semakin kompleks karena pertempuran antara Israel dan Hezbollah terjadi bersamaan dengan dinamika geopolitik lain di kawasan, termasuk upaya diplomasi internasional yang melibatkan Iran dan sejumlah negara besar.

Baca Juga: Ready or Not 2: Here I Come Kapan Tayang di Indonesia? Cek Jadwalnya DI SINI

Konflik yang Memicu Ketegangan Baru

Konflik terbaru bermula ketika kelompok militan Hezbollah meluncurkan serangan roket ke wilayah Israel pada awal Maret, tepat beberapa hari setelah pecahnya perang antara Amerika Serikat dan Iran.

Sebagai balasan, Israel meningkatkan intensitas serangan udara ke wilayah Lebanon selatan dan memperluas operasi militernya di wilayah tersebut.

Militer Israel bahkan memerintahkan ratusan ribu warga Lebanon untuk meninggalkan desa-desa yang dianggap sebagai basis kekuatan Hezbollah.

Akibat serangan tersebut, lebih dari 1.800 orang dilaporkan tewas di Lebanon, sementara di pihak Israel setidaknya dua orang meninggal akibat serangan roket dari Hezbollah.

Konflik ini sebenarnya merupakan kelanjutan dari ketegangan panjang yang telah berlangsung selama bertahun-tahun antara Israel dan Hezbollah, kelompok bersenjata yang memiliki pengaruh kuat dalam politik dan militer Lebanon.

Baca Juga: Trailer Ronaldinho: The One and Only Dirilis, Serial Dokumenter Legenda Sepak Bola Dunia

Awal Mula Rencana Perundingan

Ide perundingan langsung sebenarnya muncul dari Presiden Lebanon, Joseph Aoun, yang menyatakan kesediaannya untuk membuka negosiasi langsung dengan Israel demi menghentikan konflik.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Sumber: reuters

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X