“Kapan saja atau tahun depan sampai anak itu baligh juga boleh,” kata Buya Yahya.
Baca Juga: Haji 2022 : Arab Saudi Tetapkan Wukuf Jumat, Idul Adha Sabtu 9 Juli
Selagi anak tersebut belum baligh, maka orang tua hukumnya sunnah untuk menjalankan aqiqah untuk anaknya.
Lantas lebih didahulukan mana, aqiqah atau kurban?
Menurut Buya Yahya, tidak ada hubungan antara kurban dengan aqiqah. Aqiqah yang harus menjalankan adalah orang tua. Jadi, belum aqiqah seseorang tetap bisa berkurban.
“Saya umur tua begini belum diaqiqah misalnya. Datang bulan haji, mana yang didahulukan kurban atau aqiqah? Ini pasti pertanyaanya nggak pernah ngaji.
Yang tugas aqiqah saya siapa? Abah saya sudah selesai. Kalau kurban ya kurban, ngapain saya urus aqiqah?” ujar Buya Yahya.
Aqiqah dan kurban merupakan ibadah yang hukumnya sama-sama sunnah untuk menyembelih hewan. Namun, lanjut Buya Yahya, konteks kedua ibadah itu sangat berbeda.
“Kalau ada orang sampai dewasa belum akiqah dan ingin berkurban ya sah-sah saja. Tidak ada kaitan antara aqiqah dan kurban,” jelas Buya Yahya.***
Artikel Terkait
Haji 2022 : Cuaca Arab Saudi Sangat Panas, Jemaah Indonesia Harus Banyak Istirahat. Total Meninggal 16 Orang
Haji 2022 : Begini Solusi Bagi Jemaah yang Berhalangan Umrah Wajib karena Haid atau Sakit
Haji 2022 : Arab Saudi Tetapkan Wukuf Jumat, Idul Adha Sabtu 9 Juli
Haji 2022: Sudah Bayar Ratusan Juta Rupiah, 46 Calon Haji Furoda Dipulangkan ke Tanah Air. Ini Alasannya
Haji 2022 : Kloter Terakhir Embarkasi Solo Membawa Jamaah dari 13 Kabupaten/ Kota, Berangkat Minggu 3 Juli
Travel Haji Furoda Salahi Aturan, Menag: Sanksi Tegas untuk Mereka
Kemenag Temukan 1.700 Calhaj dengan Visa Haji Furoda
46 WNI Jamaah Haji Furoda Dideportasi Pemerintah Arab Saudi, Apa Itu Haji Furoda?
Wajib Tahu! Ini Beda Paket Haji Furoda, Haji Plus, dan Haji Reguler
Soal Haji Furoda, Kemenag Ingatkan Masyarakat Berhati-hati Tawaran Berkedok Haji Khusus. Awas Penipuan!