TITIKTEMU.CO-Punya pengalaman mengelola event atau justru lebih jago mengutak-atik panel listrik dan sistem gedung? Lowongan kerja GIK UGM Agustus 2026 bisa jadi kesempatan yang menarik.
Gelanggang Inovasi & Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada membuka rekrutmen tenaga kerja untuk dua posisi sekaligus. Menariknya, kebutuhan kali ini datang dari dua bidang yang cukup berbeda, yakni CESA Officer serta MEP Staff.
Jadi, peluangnya bukan hanya untuk kandidat dengan latar belakang pendidikan sarjana. Lulusan SMK dengan pengalaman teknis di bidang MEP juga punya kesempatan untuk ikut bersaing.
Baca Juga: Klasemen MotoGP 2026 Usai GP Aragon: Jorge Martín Masih Memimpin, Marc Márquez Makin Dekat
CESA Officer: Bukan Sekadar Urusan Acara
Posisi pertama adalah CESA (Community, Education and Student Affairs) Officer. Pekerjaan ini cocok bagi kandidat yang terbiasa berurusan dengan program, komunitas, kegiatan pendidikan, hingga berbagai aktivitas mahasiswa.
Untuk posisi ini, GIK UGM mensyaratkan pendidikan minimal D4 atau S1 dari bidang yang relevan. Kandidat juga diharapkan memiliki pengalaman kerja sekitar 2–3 tahun dalam event, pengembangan program, community engagement, student affairs, atau bidang yang masih berkaitan.
Bukan cuma soal bisa membuat acara berjalan. Kandidat juga dituntut mampu merancang program sejak tahap awal, mengelola pelaksanaan, menyelesaikan masalah, sekaligus menjaga administrasi dan dokumentasi tetap rapi.
Baca Juga: Pendaftaran PKN STAN 2026 Diserbu 22 Ribu Pelamar, Tapi Kursinya Cuma Segini
Kemampuan komunikasi pun menjadi bagian penting. GIK UGM mencari kandidat yang proaktif, responsif, adaptif, dan mampu bekerja bersama banyak pihak.
MEP Staff untuk Kandidat dengan Kemampuan Teknis
Sementara itu, posisi MEP Staff punya karakter pekerjaan yang jauh lebih teknis.
Kandidat minimal merupakan lulusan SMK dari jurusan terkait dan memiliki pengalaman kerja 1–5 tahun sebagai MEP Technician. Pengalaman di lingkungan seperti mal, hotel, apartemen, atau gedung menjadi nilai yang relevan.
Baca Juga: Kisah Pilu Lansia Pekalongan Dicoret dari Bansos karena Terindikasi Judol, Padahal Tak Punya HP
Pemahaman mengenai HVAC, kelistrikan, pompa, panel, hingga genset menjadi bagian dari kualifikasi. Kandidat juga harus mampu melakukan pemeriksaan, pemeliharaan, serta perbaikan sistem dan peralatan MEP.
Kemampuan membaca gambar teknis dan menggunakan alat ukur juga dibutuhkan. Karena pekerjaannya berkaitan langsung dengan operasional gedung, ketelitian, tanggung jawab, serta kemampuan mengidentifikasi gangguan teknis menjadi hal yang tidak bisa ditawar.
Artikel Terkait
Hasil Lengkap BYON Combat Showbiz 8: Ammarul Shafiq Kalahkan Jeka Saragih, Wong Jhonson Rebut Sabuk ICB
Gus Kikin Resmi Terpilih Jadi Ketum PBNU 2026-2031, Raih 472 Suara dalam Muktamar ke-35 NU
Profil dan Biodata Gus Kikin, Ketum PBNU 2026-2031: Cicit KH Hasyim Asy'ari dan Pengasuh Ponpes Tebuireng
KH Miftachul Akhyar Kembali Jadi Rais Aam PBNU 2026-2031, Intip Profil dan Rekam Jejaknya
KH Miftachul Akhyar Kembali Terpilih Jadi Rais Aam PBNU 2026-2031, Diputuskan 9 Kiai Sepuh NU
Pendaftaran PKN STAN 2026 Diserbu 22 Ribu Pelamar, Tapi Kursinya Cuma Segini
Prabowo Kembali ke Jombang Hadiri Penutupan Muktamar ke-35 NU, Gus Kikin Resmi Terpilih Jadi Ketum