Prodi Doktor Ilmu Sosial Fisip Undip Tawarkan 2 Kajian Studi: Politik dan Administrasi Bisnis

photo author
Indria Purnama Hadi, TitikTemu.co
- Selasa, 14 September 2021 | 08:00 WIB
Prodi Doktor Ilmu Sosial Universitas Diponegoro (UNDIP) membuka 2 kajian baru (foto: laman Undip.ac.id)
Prodi Doktor Ilmu Sosial Universitas Diponegoro (UNDIP) membuka 2 kajian baru (foto: laman Undip.ac.id)

TITIKTEMU.CO, Semarang - Mahasiswa Program Studi Doktor Ilmu Sosial Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Prodi DIS Fisip) Universitas Diponegoro (UNDIP) mendapat tawaran dua konsentrasi kajian studi; Politik dan Administrasi Bisnis.

Prodi DIS Undip sendiri, telah mengantongi Akreditasi A. Prodi ini didukung tenaga pengajar dari beberapa guru besar dan dosen berkualifikasi doktor, sesuai dengan mata kuliah yang diampunya.

Baca Juga: PPKM Tetap Diperpanjang. Tetapi Kini Sudah Bisa Nonton Bioskop Gaes! Ini Detilnya

Ketua Prodi DIS FISIP Undip, Yuwanto PhD, mengatakan, Prodi Ini memiliki 14 orang dosen, di mana 4 di antaranya sudah bergelar profesor. Sementara 8 lainnya memiliki kualifikasi pendidikan S3 atau doktor.

”Sumber daya yang kami miliki lebih dari yang disyaratkan. Dengan begitu kami berharap penyelenggaraan program bisa berjalan secara maksimal,” kata Yuwanto,dikutip titiktemu.co dari laman Undip.ac.id, Senin (13/9/2021).

Empat profesor yang dia maksud adalah dosen home base. Karena pada prakteknya, jumlah guru besar yang aktif di Program DIS ada enam orang, yaitu Prof. Budi Setiyono Ph.D.; Prof. Sudharto P. Hadi, Ph.D.; Prof. Dr. Endang Larasati; Prof. Dr. Naili Farida;  Prof. Nurdien H. Kistanto, Ph.D.; dan Prof. Dr. Ari Pradhanawati.

Baca Juga: Geger, Pasien Covid-19 Berhubungan Seks dengan Pembesuk di Bangsal Rumah Sakit

Yuwanto mengatakan, bersama dosen-dosen berkualifikasi doktor, para profesor intens mendampingi mahasiswa untuk mendalami, mengkaji dan melakukan penelitian tentang berbagai masalah sosial kemasyarakatan dalam ranah konsentrasi ilmu politik dan ilmu administrasi bisnis.

Yuwanto mengakui selain akreditasi dan pengajar berkualifikasi guru besar, penyelenggara program juga membutuhkan dukungan pengajar asing sebagai dosen tamu guna memperluas cakrawala akademis para mahasiswa dan meningkatkan jejaring internasional.

Karena itu, didukung fakultas, universitas, Kantor Internasional (International Office) dan Kantor Pemeringkatan, pihaknya terus menggalang kerja sama dengan beberapa perguruan tinggi di luar negeri.

Baca Juga: Seleksi CPNS Kemenag Mulai 15 September, Simak Ketentuannya

Prodi DIS FISIP Undip yang lahir tahun 2012 sekarang mulai menunjukkan performanya. Jumlah peminat studinya terus meningkat dari waktu ke waktu, sehingga jadwal penerimaannya pun ditata untuk menyesuaikan dengan kondisi para calon mahasiswa yang kebanyakan adalah kaum profesional.

Yuwanto mengungkapkan, dalam tiga tahun terakhir ini trend jumlah mahasiswanya meningkat sekitar 45% setiap tahunnya. “Animo mahasiswa belajar di sini terus meningkat pesat dalam 2 tahun terakhir,” ungkapnya.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X