Mahasiswa UGM Teliti Khasiat Daun Pandan Wangi dan Cengkih Untuk Nanospray Penyembuh Luka

photo author
Leonardo Pamungkas, TitikTemu.co
- Senin, 13 September 2021 | 17:15 WIB
Mahasiswa UGM Teliti Khasiat Daun Pandan Wangi dan Cengkeh Untuk Obat Luka ( Sumber : ugm.ac.id /  Foto : Pixabay)
Mahasiswa UGM Teliti Khasiat Daun Pandan Wangi dan Cengkeh Untuk Obat Luka ( Sumber : ugm.ac.id / Foto : Pixabay)

TITIKTEMU.CO

Kombinasi daun pandan wangi dan cengkih, ternyata bisa dijadikan sebagai nanospray penyembuh luka akut.  Sekelompok mahasiswa UGM telah melakukan penelitian mengenai hal tersebut. 

Melihat potensi tersebut,  Aufa bersama dengan teman-temannya di Kedokteran Gigi yakni Bondan Setyoko, Galih Patria, Ni Luh Wayan Putri Dewi Angelina dan Alma Rizki Fadila dari Fakultas Farmasi,  melakukan penelitian terhadap nanospray Kombinasi ekstrak daun pandan wangi dan bunga cengkih sebagai antiinflamasi, antiseptik, dan anestesi topikal, terhadap penyembuhan luka akut kulit.

 "Daun pandan wangi bahan aktif yang memiliki aktivitas antiseptik. Lalu, bunga Cengkih memiliki kandungan senyawa yang diketahui berkhasiat sebagai antiinflamasi dan anestesi," kata Aufa Lufhf Ambar Verisandri, salah satu anggota tim peneliti.

Baca Juga: Hari ini Tanggal 12 September adalah Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Sedunia, Bagaimana Sejarahnya?

Ia mengatakan,  penanganan luka umumnya menggunakan plester. Namun, plester komersial yang beredar saat ini sebagian besar tidak mengandung bahan aktif, sehingga kurang efektif dalam penyembuhan luka.

Penggunaan plester sebagai penutup luka juga dapat mengganggu estetika kulit apabila digunakan dalam waktu yang cukup lama.

 "Untuk mendapat obat penyembuh luka akut yang efektif dan dapat digunakan dengan nyaman kami berupaya membuat nanospray kombinasi ekstrak daun pandan wangi dan bunga Cengkih sebagai antiinflamasi, antiseptik, dan anestetik topikal terhadap penyembuhan luka akut kulit," paparnya.

Baca Juga: Jahe, Penangkal Virus Corona? Ini Fakta Kesehatannya

Untuk pembuatan nanospray dilakukan dengan ekstraksi daun pandan wangi dan bunga cengkih. Selanjutnya, kedua ekstrak digabungkan dan ditambah bahan lainnya untuk membuat sediaan emulsi terlebih dahulu.

Sediaan emulsi ini kemudian diproses hingga homogen dan menghasilkan partikel berukuran nano. Nanomulsi yang sudah terbentuk kemudian dimasukan ke botol spray sehingga menjadi nanospray.

Sementara Bondan menambahkan,  dalam penelitian yang dilakukan mereka melakukan sejumlah uji terhadap sediaan nanospray. Beberapa uji yang dilakukan yaitu uji organoleptik, uji berat jenis, uji ukuran nanopartikel, uji pH, uji kekentalan, uji kestabilan, molecular docking, dan uji kadar hambat minimum bakteri.

Baca Juga: Pingin Perut Nggak Buncit, Tapi Malas Olahraga? Bisa! Begini Caranya

Hasil pengukuran dengan menggunakan Particle Size Analyzer menunjukkan rata-rata ukuran diameter nanopartikel yang telah berhasil disintesis yaitu 66,36 nm. Hal ini telah memenuhi syarat ukuran sediaan nanoemulsi yaitu dalam rentang 10-1000 nm. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ersha

Tags

Rekomendasi

Terkini

X