TITIKTEMU.CO-Banyak ibu bekerja penuh waktu masih dihantui perasaan bersalah atau mom-guilt. Salah satu ketakutan yang paling sering muncul adalah: “Apakah anak akan kurang dekat dengan saya karena saya bekerja?”
Narasi ini sudah lama hidup di masyarakat. Seolah-olah kedekatan anak dan ibu hanya ditentukan oleh berapa banyak waktu yang dihabiskan bersama setiap hari. Namun, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kenyataannya jauh lebih kompleks dari itu.
Kabar baiknya, menjadi ibu bekerja penuh waktu bukan otomatis membuat hubungan dengan anak menjadi renggang.
Baca Juga: Anak Telat Bicara: Kapan Harus Panik dan Kapan Harus Santai?
Riset Membantah Anggapan Anak Kurang Dekat dengan Ibu Bekerja
Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Family Issues menemukan bahwa status pekerjaan ibu tidak secara langsung menentukan kualitas keterikatan (attachment) anak dengan ibunya. Faktor yang lebih berpengaruh justru adalah kualitas interaksi, sensitivitas ibu terhadap kebutuhan anak, serta kondisi emosional dalam keluarga.
Penelitian lain juga menyimpulkan bahwa bekerja atau tidak bekerja bukanlah faktor utama yang memperkuat maupun melemahkan ikatan ibu dan anak. Yang lebih menentukan adalah bagaimana ibu menjalankan perannya dan keseimbangan yang tercipta dalam kehidupan keluarga.
Dengan kata lain, kedekatan emosional tidak bisa diukur hanya dari jumlah jam bersama.
Baca Juga: Anak Sering Berbohong Bukan Berarti Nakal — Ini yang Sebenarnya Terjadi
Yang Dibutuhkan Anak Bukan Sekadar Banyak Waktu
Selama ini banyak orang beranggapan bahwa semakin lama ibu berada di rumah, semakin baik hubungan dengan anak. Padahal, para peneliti menemukan bahwa kualitas waktu sering kali lebih penting daripada kuantitas waktu.
Sebuah analisis mengenai waktu yang dihabiskan orang tua dengan anak menunjukkan bahwa ibu yang bekerja penuh waktu memang memiliki waktu bersama anak yang lebih sedikit dibanding ibu yang tidak bekerja. Namun, pengurangan tersebut lebih banyak terjadi pada aktivitas yang tidak terstruktur, sementara waktu untuk kegiatan penting seperti belajar, membaca, bermain, atau interaksi yang bermakna tetap dipertahankan.
Bagi anak, perhatian yang hadir sepenuhnya selama 30 menit sering kali lebih berharga dibanding beberapa jam yang dihabiskan bersama tetapi tanpa keterlibatan emosional.
Baca Juga: Cara Ajarkan Anak Usia 5 Tahun Tentang Uang Tanpa Bikin Mereka Materialistis
Mom-Guilt: Beban yang Sering Tidak Perlu
Perasaan bersalah pada ibu bekerja sering kali berasal dari tekanan sosial, bukan dari fakta ilmiah.
Banyak ibu merasa harus menjadi pekerja profesional yang sukses sekaligus hadir 100 persen untuk keluarga. Standar yang nyaris mustahil ini membuat mereka terus merasa kurang.
Artikel Terkait
Cara Mudah Mengisi Identitas Anak di MyASN: Panduan Lengkap untuk ASN
Stop Tanya "Dapat Nilai Berapa?" — Ini Pertanyaan yang Lebih Penting untuk Anak
Apa Itu Inner Child dan Kenapa Ia Bisa Sabotase Cara Kamu Mengasuh Anak?
Henti Bilang "Jangan Nangis" ke Anak Laki-Laki Kamu — Ini Dampak Jangka Panjangnya
Kronologi Dugaan Penjualan Anak di Tangerang, Ibu Kandung Diduga Nikahkan Paksa Putrinya demi Bayar Utang Bank
Toxic Family System: Ketika Keluarga Justru Jadi Sumber Luka Terbesar Anak
Cara Ajarkan Anak Usia 5 Tahun Tentang Uang Tanpa Bikin Mereka Materialistis