Jangan Lewatkan! 7 Amalan Sunnah di Hari ke-10 Ramadhan yang Bisa Bikin Iman Naik Level

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Sabtu, 28 Februari 2026 | 14:23 WIB
Gambar ilustrasi amalan sunnah hari ke-10 Ramadhan (Desain AI )
Gambar ilustrasi amalan sunnah hari ke-10 Ramadhan (Desain AI )

TITIKTEMU.CO-Memasuki hari ke-10 Ramadhan berarti kita sedang berada di penghujung fase pertama bulan suci yang dikenal sebagai fase rahmat, sebagaimana disebutkan dalam hadis bahwa sepuluh hari pertama adalah rahmat, sepuluh hari kedua ampunan.

Dan sepuluh hari terakhir pembebasan dari api neraka, sehingga hari ini bisa menjadi titik refleksi untuk memperkuat komitmen ibadah sebelum memasuki fase berikutnya yang lebih menekankan istighfar dan pengampunan.

Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan haus, tetapi juga tentang memperkaya amalan sunnah yang memperindah ibadah wajib, karena Rasulullah SAW bersabda bahwa amalan sunnah dapat menyempurnakan kekurangan pada amalan wajib (HR. Abu Dawud).

Baca Juga: Memasuki Hari ke-10 Puasa: Titik Balik sebelum Mesin Ibadah Ngebut—Amalan Apa yang Paling Layak Ditambah?

Sehingga memperbanyak sunnah di hari ke-10 adalah langkah cerdas untuk menjaga kualitas puasa.

Berikut tujuh amalan sunnah yang bisa dilakukan untuk memaksimalkan hari ke-10 Ramadhan.

Pertama, memperbanyak istighfar dan taubat sebagai bentuk persiapan memasuki fase ampunan, karena Allah mencintai hamba yang kembali kepada-Nya sebagaimana ditegaskan dalam QS. Al-Baqarah ayat 222.

Kedua, memperbanyak membaca Al-Qur’an, sebab Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an (QS. Al-Baqarah: 185), dan meningkatkan porsi tilawah di hari ke-10 bisa menjadi strategi mengejar target khatam sebelum akhir bulan.

Baca Juga: Jangan Lewatkan Hari ke-9 Ramadhan! Ini Doa Puasa hari ke 9 Ramadhan Lengkap Arab, Latin, dan Artinya yang Bikin Hati Lebih Tenang

Ketiga, melaksanakan shalat sunnah seperti dhuha dan tahajud secara konsisten, karena shalat sunnah menjadi penopang spiritual yang memperkuat kedekatan kepada Allah.

Keempat, memperbanyak doa terutama menjelang berbuka, karena waktu berbuka adalah salah satu waktu mustajab di mana doa orang yang berpuasa tidak tertolak (HR. Tirmidzi).

Kelima, bersedekah meskipun kecil tetapi rutin, karena Nabi Muhammad SAW dikenal sangat dermawan di bulan Ramadhan (HR. Bukhari), dan sedekah menjadi bukti nyata empati serta keimanan.

Baca Juga: Recharge Iman di Tengah Ramadan: Cara Simpel Bikin Puasa Lebih Nendang dan Penuh Makna

Keenam, memperbanyak shalawat kepada Rasulullah SAW, karena shalawat mendatangkan rahmat dan keberkahan serta menjadi amalan ringan namun berpahala besar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi TITIKTEMU

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X