Sekolah Rakyat Terintegrasi Bali Mulai Beroperasi, Menteri PU Pastikan Fasilitas Siap Dukung Proses Belajar

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Jumat, 24 Juli 2026 | 21:32 WIB
Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 3 Provinsi Bali mulai dimanfaatkan untuk mendukung pelaksanaan MPLS serta persiapan kegiatan belajar mengajar.
Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 3 Provinsi Bali mulai dimanfaatkan untuk mendukung pelaksanaan MPLS serta persiapan kegiatan belajar mengajar.

TITIKTEMU.CO – Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 3 Provinsi Bali mulai memanfaatkan berbagai fasilitas pendidikan untuk mendukung pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sekaligus persiapan kegiatan belajar mengajar.

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memastikan sarana dan prasarana utama di sekolah yang berlokasi di Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem tersebut telah berfungsi dengan baik. Meski demikian, pemerintah masih melakukan penyempurnaan pada sejumlah fasilitas pendukung agar aktivitas belajar berlangsung semakin nyaman.

Menurut Dody, beberapa hal yang masih perlu diperbaiki antara lain genangan air di area kamar mandi serta penambahan tempat sampah di lingkungan sekolah. Ia menegaskan perbaikan tersebut telah segera diperintahkan untuk ditindaklanjuti.

Baca Juga: Kades di Bengkulu Divonis 2,5 Tahun Penjara usai Korupsi Dana Desa Rp577 Juta, Terungkap Modus Kegiatan Fiktif

"Secara keseluruhan, sarana dan prasarananya sudah baik, hanya ada beberapa fasilitas pendukung yang masih perlu disempurnakan," ujar Dody saat meninjau SRT 3 Provinsi Bali, Kamis (23/7/2026).

Dilengkapi Berbagai Fasilitas Penunjang Pendidikan

Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bali dibangun di atas lahan seluas sekitar 5,67 hektare dan dilengkapi berbagai fasilitas untuk menunjang proses pendidikan.

Kompleks sekolah tersebut memiliki gedung pembelajaran untuk jenjang SD, SMP, dan SMA, asrama putra dan putri, rumah susun guru, gedung serbaguna, kantin, dapur, rumah ibadah, pura, lapangan olahraga, gudang perawatan, rumah genset, rumah pompa, pos keamanan, hingga fasilitas pendukung lainnya.

Sejak 13 Juli 2026, sekolah ini telah menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang diikuti 195 siswa dengan didampingi 25 tenaga pendidik dan tenaga kependidikan.

Selama kegiatan berlangsung, sejumlah fasilitas seperti ruang kelas SD, asrama putri, gedung serbaguna, dan kantin telah dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas para siswa.

Baca Juga: Gerai Koperasi Merah Putih di Batam Berhenti Beroperasi, Dinas Ungkap Kendala Modal hingga Belum Ada Bantuan Dana

Kepala Sekolah Apresiasi Dukungan Pemerintah

Kepala SRT 3 Provinsi Bali, I Putu Jaya Negara, menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto dan Kementerian Pekerjaan Umum atas pembangunan sarana pendidikan tersebut.

Ia menilai keberadaan fasilitas yang lengkap akan memberikan lingkungan belajar yang lebih nyaman sekaligus membuka kesempatan lebih besar bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi dan meraih cita-cita.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X