Kapan Puasa Syawal 2024 Terakhir? Ini Batas Waktu Berdasar Kalender Hijriah dan Masehi

photo author
Abi Zahy, TitikTemu.co
- Senin, 22 April 2024 | 16:32 WIB
Kapan Puasa Syawal 2024 Terakhir? Ini Batas Waktu Berdasar Kalender Hijriah dan Masehi (Pixabay/mohammed_hassan)
Kapan Puasa Syawal 2024 Terakhir? Ini Batas Waktu Berdasar Kalender Hijriah dan Masehi (Pixabay/mohammed_hassan)

TITIKTEMU.CO - Puasa Syawal tahun 2024 sampai tanggal berapa? Puasa Syawal merupakan ibadah yang dilakukan selama enam hari setelah Idul Fitri, dimulai pada tanggal 2 Syawal.

Dalam kalender Masehi 2024, 2 Syawal jatuh pada tanggal 12 April 2024. Rasulullah SAW menyatakan bahwa siapa pun yang berpuasa Ramadan dan melanjutkannya dengan puasa enam hari di bulan Syawal akan mendapatkan pahala seolah-olah ia telah berpuasa setahun penuh.

Baca Juga: Jadwal Puasa Ayyamul Bidh pada Tanggal 22-24 April 2024, Ternyata ini Keutamaan dan Bacaan Niatnya

Menurut Kementerian Agama (Kemenag) RI, puasa sunah Syawal sebaiknya dilakukan pada tanggal 2-7 Syawal.

Meskipun demikian, tanggal tersebut bukanlah patokan yang kaku. Umat Islam dianjurkan untuk berpuasa enam hari di bulan Syawal, di mana puasa dilakukan dengan penuh keikhlasan dan ketulusan.

Adapun puasa Ayyamul Bidh akan jatuh pada tanggal 22-24 April 2024. Puasa ini juga memiliki keutamaan tersendiri bagi umat Islam.

Meskipun demikian, orang yang berpuasa di luar tanggal 2-7 Syawal atau tidak berurutan tetap akan mendapatkan keutamaan yang sama seolah-olah ia telah menjalankan puasa sunah Syawal.

Selain itu, puasa Syawal tetap dianjurkan meskipun seseorang tidak berpuasa Ramadan.

Seseorang dapat meraih keutamaan puasa sunah Syawal dengan melakukan puasa qadha atau puasa nadzar di bulan Syawal.

Baca Juga: Simak 6 Cara Membersihkan Kabel USB Yang Kotor dan Tampak Kusam Agar Berfungsi Dengan Baik Serta Awet

Dengan menjalankan ibadah puasa ini, umat Islam diingatkan untuk tetap memperbanyak amalan baik dan terus memohon keberkahan dari Allah SWT.

Niat Puasa Syawal

Niat puasa Syawal yang dibaca malam hari dan puasanya berurutan selama enam hari:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سِتَّةٍ مِنْ شَوَّالٍ للهِ تعالى

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abi Zahy

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X