Ini Keutamaan Puasa Sunnah Syawal Yang Dilaksanakan 6 Hari Berturut Turut

photo author
AB Soleh, TitikTemu.co
- Kamis, 11 April 2024 | 20:00 WIB
Inilah Keutamaan Puasa Enam Hari di Bulan Syawal, Ustadz Adi Hidayat : Rasulullah SAW akan Memberi Penghargaan Tertinggi (NU online)
Inilah Keutamaan Puasa Enam Hari di Bulan Syawal, Ustadz Adi Hidayat : Rasulullah SAW akan Memberi Penghargaan Tertinggi (NU online)

TITIKTEMU.CO, Bulan  Syawal merupakan bulan yang banyak keutamaannya. Di bulan ini, seorang Muslim disunnahkan untuk mengerjakan puasa Syawal selama enam hari.

Rasulullah dalam sebuah haditsnya menyebutkan, pahala orang yang melaksanakan puasa Syawal setara dengan berpuasa setahun lamanya.  "Siapa saja yang berpuasa Ramadhan, kemudian dilanjutkan dengan enam hari di bulan Syawal, maka seperti pahala berpuasa setahun.” (HR Muslim).

Musyrif Pesantren Darussunnah Jakarta, Ustadz Amien Nurhakim dalam artikelnya di NU Online menuliskan lima keutaman bagi Muslim yang melaksanakan puasa sunnah Syawal dengan mengutip pandangan Imam Ibnu Rajab al-Hanbali. 

Berikut 5 keutamaan puasa Syawal: 

1. Penyempurna puasa Ramadhan

Puasa sunnah Syawal sebagai penyempurna puasa Ramadhan. Hal ini sebagaimana shalat yang bila ingin menyempurnakan shalat fardu, maka seseorang dianjurkan untuk melaksanakan shalat sunnah rawatib, yaitu qabliyah dan bakdiyah.  "Begitu pun puasa sunnah Syawal yang dapat menyempurnakan puasa Ramadhan," tulis Ustadz Amien Nurhakim

Baca Juga: Puasa Syawal Pahalanya Setahun Penuh. Simak Bacaan Niat dan Tata Caranya

2. Sempurnakan pahala puasa

Puasa sunnah Syawal memiliki keistimewaan untuk menyempurnakan pahala puasa menjadi pahala puasa setahun. Hal ini sebagaimana yang ditegaskan Rasulullah dalam haditsnya.

3. Tanda puasa Ramadhan diterima

Puasa sunnah Syawal menjadi pertanda puasa Ramadhan diterima oleh Allah. Umat Islam yang membiasakan puasa setelah selesainya puasa Ramadhan adalah orang yang beruntung. Sebab kebiasaan tersebut menjadi pertanda diterimanya puasa yang dikerjakan sebelumnya.

4. Tanda syukur kepada Allah

Puasa sunnah Syawal sebagai tanda syukur kepada Allah. Jamak diketahui bahwa di bulan Ramadhan banyak anugerah yang diberikan Allah. Seperti ampunan, pahala yang berlipat-lipat, dan seterusnya.

 

Ini ditegaskan juga dalam hadits Rasulullah yang diriwayatkan oleh Sahabat Abu Hurairah ra yang artinya: "Siapa saja yang berpuasa Ramadhan dengan dasar iman, dan berharap pahala dan ridha Allah, maka dosanya yang lalu akan diampuni.” [dalam riwayat lain]: “Siapa saja yang menghidupkan malam hari bulan Ramadhan dengan dasar iman, dan berharap pahala dan ridha Allah, maka dosanya yang lalu akan diampuni.” (HR Bukhari dan Muslim) "Karena ampunan inilah patutnya kita bersyukur kepada Allah dengan melakukan ketaatan berupa puasa Syawal," jelas Ustadz Amien Nurhakim. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: AB Soleh

Sumber: NU Online

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Lirik Yalal Waton Latin, Arab, Arti, dan Penciptanya

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:24 WIB
X