Suatu ketika, Buya mengatakan “Dalam usia yang sudah sangat larut ini, agenda utamaku adalah turut berbuat sesuatu betapa pun kecilnya agar Indonesia sebagai bangsa dan negara tetap utuh.”
Tidak berlebihan kalau dikatakan bahwa yang dikatakan Buya itu adalah sesuatu yang sangat penting, di tengah usaha sekelompok orang yang ingin mengoyak rajutan tenun persatuan dan kesatuan bangsa dan negara. Buya tetap berjuang dengan segala cara dan jalan untuk mempertahankan keutuhan bangsa dan negara ini.
Kata Buya, “Indonesia merupakan bangsa besar yang dianugerahi dengan beragam perbedaan seperti agama, suku, adat, bahkan bahasa. Oleh karena itu kita harus menanamkan sikap toleransi dalam diri dengan terus memelihara persatuan, persaudaraan dan kerukunan antar sesama karena Bhinneka Tunggal Ika merupakan nilai bangsa yang harus terus dijaga,” _(Antara_, Senin 31 Mei 2021)
Buya Ahmad Syafii Maarif, Guru Bangsa, Negarawan, Sang Panutan itu kini telah pulang ke haribaan Sang Khalik, Sang Maha Cinta. Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun”
Wasiat Buya, agar persatuan dan kesatuan bangsa dan begara terus dijaga dan dipertahankan, menjadi tugas semua anak Bangsa untuk melaksanakannya.
Terima kasih banyak Buya, atas segala contoh kehidupan yang baik saling hormat-menghormati sesama anak bangsa, toleran, terus berusaha menjaga persatuan dan kesatuan, dan juga piwulang, nasihat-nasihatnya.
Selamat jalan Bapak Bangsa ..menuju perdamaian abadi….***
Artikel Terkait
Presiden Joko Widodo meresmikan Rumah Susun Untuk Para Santri Ponpes Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta
Momentum Milad ke-109: Presiden Puji Kontribusi Muhammadiyah dalam Penanganan Pandemi
Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Duduki Rangking 6 PTS Terbaik Se-ASEAN
LELAKI TUA DAN SANDAL KARET Oleh: Trias Kuncahyono, Wartawan Senior, Penulis Buku
BAPAK KARDINAL DAN IMAM BESAR Oleh Trias Kuncahyono, Wartawan Senior, Penulis Buku
NGOBROL CAPRES oleh Trias Kuncahyono, Wartawan Senior, Penulis Buku
BULAN DI ATAS OMAH PETROEK Oleh: Trias Kuncahyono, Wartawan Senior, Penulis Buku
Berita Duka, Mantan Ketum PP Muhammadiyah Buya Syafii Maarif Wafat di Yogyakarta