Baca Juga: Malaysia Akan Buka Penuh Perbatasan Untuk Semua Negara. Tanpa Perlu Karantina Wajib!
Baginya, beragama berarti menjalankan saja semua perintah pokok agama sebisa-bisanya, lalu terus berusaha menjadi manusia terbaik, yaitu manusia yang berguna untuk sebanyak mungkin orang lain.
Dalam hampir semua hal — apalagi dalam isu khilafiyah keagamaan — ia cenderung memilih sisi yang mapan dalam suatu kontroversi.
Ia, misalnya, mengikuti posisi mainstream dalam isu bunga bank. Selama kuliah di Amerika ia menitipkan dana beasiswanya ke rekening bank Nono Makarim, karena takut pada tambahannya berupa interes.
Baca Juga: Virus Covid 19 Varian Omicron Meningkat, Masjidil Haram dan Nabawi Kembali Jaga Jarak
Ia hanya mau menerima dana sejumlah nominal beasiswa tersebut, dan merelakan bunganya kepada pemilik rekening yang dititipinya — yang dengan senang hati menerima hibah interes itu.
Begitu pula sikapnya dalam kontroversi di seputar disertasinya yang diterjemahkan dan diterbitkan oleh LP3ES Jakarta, berjudul “Bisnis dan Politik di Indonesia”.
Buku itu, yang dianggap banyak kemiripan dengan karya Richard Robison (Universitas Murdoch, Australia), memunculkan kehebohan politik.
Baca Juga: Ancaman Pembunuhan Terhadap Jurnalis Kompas TV Sorong Saat Liputan oleh Oknum Marinir
Ia mengungkap jalinan koneksi bisnis dengan kekuasaan. Bisnis para konglomerat bisa begitu besar, katanya, adalah berkat klientelisme dan patronase dari penguasa politik.
Banyak pengusaha besar yang jengkel pada pengungkapan itu, dan salah satunya sampai menggugat ke pengadilan: Probosutedjo, adik tiri Presiden Suharto yang di pertengahan 1980an itu sedang di puncak kekuasaan.
Semua sahabatnya lebih dari siap untuk membelanya di pengadilan. Inilah peluang emas untuk menunjukkan bahwa kaum aktifis, civil society, tidak akan tinggal diam menghadapi tekanan politik yang menggunakan topeng hukum.
Baca Juga: West Ham Kembali ke Posisi Empat Besar Liga Inggris, Menggusur Manchester United
Barisan dirapatkan, konsolidasi dirapikan di Jakarta, dan kantor LP3ES dijadikan posko perlawanan.
Risiko dari perlawanan ini dirasa tidak terlalu gawat, meski yang dihadapi tak kurang dari adik Presiden Suharto. Setidak-tidaknya, isunya adalah isu bisnis, bukan isu politik.
Artikel Terkait
Ada Lowongan Pekerjaan di Kemenkes untuk 20 Posisi Nih. Ditunggu sampai 13 Februari 2022. Jangan Sampai Telat
Nike Putuskan Kontrak dengan Mason Greenwood atas Dugaan Penyerangan Sesksual dan Ancaman Pembunuhan
Cap Go Meh Puncak Perayaan Tahun Baru Imlek. Awal Mula dan Sejarahnya Begini...
INFO LOKER: Tersedia Lowongan Kerja di Kimia Farma Diagnostika bagi Sarjana untuk Wilayah Jakarta
Asyik…..LRT Jabodebek Mulai Beroperasi Agustus 2022. Dari Cawang ke Dukuh Atas Cuma 3 Menit. Mak wusssss…..
Sejarah dan Fakta Piala AFF U23. Sempat Absen 14 Tahun Penyelenggaraannya. Laga Timnas Disiarkan SCTV
Sajian Makanan Khas Saat Perayaan Cap Go Meh yang Membawa Berkah. Salah Satunya Sangat Populer