Viral Remaja 17 Tahun Padamkan Karhutla di Palangka Raya Pakai Kostum Superman, Ini Alasannya

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Jumat, 21 Agustus 2026 | 15:55 WIB
Mengintip aksi heroik seorang remaja, Rudiansyah yang turun membantu memadamkan karhutla di Palangka Raya, Kalteng. Begini kisahnya. (Instagram.com/@cityguide)
Mengintip aksi heroik seorang remaja, Rudiansyah yang turun membantu memadamkan karhutla di Palangka Raya, Kalteng. Begini kisahnya. (Instagram.com/@cityguide)

TITIKTEMU.CO - Sosok remaja bernama Rudiansyah tengah menjadi perhatian di media sosial setelah aksinya membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, viral.

Remaja berusia 17 tahun tersebut ikut turun ke lokasi kebakaran yang berada tidak jauh dari tempat tinggalnya di kawasan Jekan Raya.

Aksi Rudiansyah semakin mencuri perhatian lantaran dirinya terlihat mengenakan kostum Superman ketika membantu proses pemadaman api pada Selasa, 18 Agustus 2026.

Rudi diketahui merupakan siswa kelas X SMA Negeri 10 Palangka Raya. Sepulang sekolah, ia memilih bergabung membantu petugas dan warga memadamkan api yang berada di sekitar Jalan Petuk Katimpun, Kelurahan Petuk Katimpun, Kecamatan Jekan Raya.

Baca Juga: Kabut Asap Karhutla Selimuti Banjarbaru, Jarak Pandang Cuma 5-10 Meter: Warga Khawatir Kecelakaan

Khawatir Api Mendekati Rumah

Keputusan Rudiansyah untuk turun langsung memadamkan karhutla ternyata dilatarbelakangi kekhawatiran terhadap keselamatan rumahnya.

Lokasi kebakaran disebut berada cukup dekat dengan kediamannya sehingga ia memilih ikut membantu agar kobaran api tidak semakin meluas.

“Saya khawatir melihat api kebakaran lahan yang semakin mendekati rumah saya, makanya sepulang sekolah saya sempatkan untuk ikut membantu pemadaman,” kata Rudi kepada awak media.

Meski masih berusia 17 tahun, Rudi mengaku tidak ingin hanya melihat kebakaran tersebut dari rumah. Ia pun berusaha membantu proses pemadaman bersama pihak lain yang berada di lokasi.

Trauma Kabut Asap Karhutla 2015

Ada alasan lain yang membuat Rudi begitu peduli terhadap kebakaran lahan di sekitar tempat tinggalnya.

Ia masih mengingat pengalaman saat Palangka Raya dilanda kabut asap tebal akibat karhutla pada 2015. Ketika itu, Rudi masih berusia sekitar enam tahun.

Baca Juga: Nenek 84 Tahun Selamat Setelah 4 Hari Tertimbun Reruntuhan Gempa NTT, Ditemukan dalam Kondisi Stabil

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X