Baca Juga: Waduh! BMKG Prediksi Tiga Wilayah Indonesia Berpotensi Banjir Bandang! Riau, Sumbar, Jambi SIAGA!
BNPB juga meminta Pemdakhususnya BPBD untuk melakukan edukasi dan sosialisasi terkait kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi.
Ganib mencontohkan masyarakat di daerah lereng tebing dan aliran sungai harus dievakuasi, jika hujan lebih dari satu jam. Apalagi objek tak terlihat pada jarak pandang 30 meter.
Dia menambahkan Pemda dapat menyiapkan status siaga darurat di wilayahnya. Mitigasi bencana hidrometeorologi jangka pendek bisa dilakukan dengan beberapa langkah.
Baca Juga: Musim Hujan Tahun Ini September-Oktober, Waspadai Bencana, Tetap Jaga Kesehatan!
Beberapa di antaranya penanaman vegetasi, pembersihan saluran air, pembenahan tanggul sungai, penguatan lereng, dan optimalisasi drainase.
Sementara untuk mitigasi jangka panjang, Ganip menjelaskan bahwa tata ruang harus sejalan dan sensitif dengan aspek kebencanaan.
"Dalam hal tanah longsor misalnya, pemanfaatan lahan kritis sebagai tempat pemukiman tidak seharusnya dilakukan,” ujar dia.
Baca Juga: Peringatan BMKG: Cuaca Ekstrim Akan Terjadi di Wilayah Ini
Sinergi BMKG dengan BNPB bisa meningkatkan kekuatan peringatan dini untuk pengambilan tindakan pengurangan risiko bencana.
Selanjutnya, masyarakat bisa memonitor peringatan dini melalui laman BMKG dan informasi daerah berpotensi bencana melalui https://inarisk2.bnpb.go.id/pencegahan/.***
Artikel Terkait
Musim Hujan Tahun Ini September-Oktober, Waspadai Bencana, Tetap Jaga Kesehatan!
Kementan Ungkap Banjir dan Kekeringan Ancaman Utama Produksi Pangan
Memasuki Musim Hujan, Ini Tiga Tanaman Herbal yang Ampuh Meningkatkan Kekebalan Tubuh
Diterjang Banjir, Satu Jembatan di Penajam Paser Utara Dilaporkan Rusak
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Ajak Warga Antisipasi Tiga Ancaman saat Musim Hujan Memuncak
Sedikitnya 9.444 Jiwa Terdampak Banjir yang Merendam Kota Samarinda