|
TITIKTEMU.CO - SANGGAU - Enam personel Pos Koki Balai Karangan Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns, dipimpin Sertu Rizky Septu Angga menghadiri acara ritual budaya mandi Safar, di Dusun Balai Karangan 3, Desa Balai Karangan, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Keenam anggota TNI bagian pengamanan wilayah perbatasan ini, juga meminta dimandikan. Demikian itu dilaporkan Dansatgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns, Letkol Inf Hendro Wicaksono, S.I.P dalam keterangan tertulisnya di Makotis Entikong, yang dilansir TITIKTEMU.CO dari laman tniad.mil.id , Senin (20/9/2021). Baca Juga: Ratusan Seniman Temanggung Ikuti Vaksinasi Dengan Kostum Panggung Ritual Mandi Safar sendiri merupakan tradisi lama Melayu, yang hingga kini masih terjaga eksistensinya di Kabupaten Sanggau. Tradisi ini, sudah berlangsung sejak ratusan tahun silam dan digelar setiap tahun di bulan Safar dalam hitungan Tahun Hijriah. Sesuai namanya, tradisi ini dilaksanakan dengan acara mandi dengan air khusus disertai ritual adat yang bertujuan untuk menolak bala. Konon, Tradisi Mandi Safar ini sudah dilaksanakan sejak zaman Sultan Riau-Lingga, Sultan Abdulrahman Muazamsyah yang memerintah tahun 1883-1911. Baca Juga: Heboh Dikabarkan Meninggal Dunia, Ivan Gunawan: Panjang Umur untuk Penyebar Hoaks
Hendro Wicaksono menjelaskan, tradisi budaya mandi safar di Kabupaten Sanggau, merupakan salah satu kegiatan yang biasa dilakukan di beberapa daerah di Indonesia saat bulan Safar. “ Budaya merupakan adat yag memiliki makna penting bagi sekelompok masyarakat. Budaya timbul karena manusia dan interaksi sesama manusia. Salah satunya yang berkembang di Indonesia seperti kegiatan ritual budaya pada bulan Safar ini, “ terang Dansatgas. Dansatgas menambahkan, adat istiadat di setiap daerah memiliki keunikannya masing-masing, sehingga keberadaan Satgas di daerah penugasan harus mampu menghormati seluruh adat, budaya serta kearifan lokal tersebut, sekaligus ikut melestarikannya. Baca Juga: Panglima TNI Ingatkan Santri dan Masyarakat Tetap Pakai Masker serta Disiplin Prokes
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. TagsRekomendasiTerkiniPraperadilan Febrie Ditolak: Status Tersangka Sah, Dugaan Uang Rp40 Miliar Jadi SorotanRp 40 Miliar Disebut Mengalir ke Febrie, Nama Tan Kian Muncul di Sidang PraperadilanPasien Cuci Darah Gugat ke MK: Mengapa Iuran BPJS Diminta Ditanggung Negara?Rumah Sentul Bukan Domisili Febrie, Tapi Foto Keluarganya Ada di Sana: Hakim Pun Bertanya-tanya.Lulusan Planologi, Jangan Lewatkan! Bappeda DKI Buka Lowongan Tenaga Ahli 2026Kenapa Orang yang Sering Marah Justru Bisa Lebih Sehat Mentalnya daripada yang Selalu Diam?Panas Belum Pergi, Polda Sumsel Gelar Sholat Istisqo: Ada Apa dengan Hotspot Karhutla?Demo 27 Agustus Memanas: RUU Perampasan Aset Jadi Tuntutan, Siapa Saja yang Turun ke Jalan?Heboh Benda Diduga Peluru Ditemukan di Menu Ayam MBG Lampung Utara, SPPG Sindangsari DisuspendKronologi Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan Rp3,5 Miliar, Berawal dari PinjamanKronologi Kebakaran Kampung Adat Sade Lombok, 129 Rumah Hangus Dilalap Api hingga 320 Warga TerdampakKabut Asap Karhutla Selimuti Biak Numfor Papua, Warga Soroti Dugaan Pembakaran hingga Sekolah DiliburkanBlood Moon Muncul Pekan Ini, Tapi Indonesia Cuma Bisa Jadi PenontonDownload EA SPORTS FC 26 PPSSPP: Game Sepak Bola Terbaru dengan Fitur PS5 dan Grafis HDKenapa Orang yang Private Akun Instagram-nya Justru Lebih Percaya Diri?Live Streaming Demo 27 Agustus 2026: Pantauan Situasi dan Hasil di Jakarta, Jogja, dan SurabayaDemo 27 Agustus, DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Rampung 15 Desember 2026, Publik Dipersilakan Beri MasukanDemo 27 Agustus di Depan DPR, Polisi Amankan Sejumlah Orang yang Diduga Hendak Bikin RusuhViral Yel-yel “Ayo Maju, Jangan Ragu” Siswa SD di NTT, Rela Seberangi Sungai Deras demi SekolahNasaruddin Umar Diisukan Mundur dari Menag, Disebut Siap Maju Jadi Ketum PBNUTerpopuler |