TITIKTEMU.CO-Nama Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan kembali ramai dibicarakan di media sosial. Kali ini bukan karena kebijakan pemerintahan, melainkan karena namanya ikut terseret dalam isu dugaan penipuan dan penggelapan dana talangan senilai Rp3 miliar.
Ramainya narasi tersebut membuat pihak Erwan akhirnya mengambil sikap. Kuasa hukum Wagub Jabar menyatakan sedang menyiapkan langkah hukum terhadap sejumlah akun media sosial yang dinilai telah menyebarkan informasi merugikan dan mencemarkan nama baik Erwan beserta keluarganya.
Menariknya, keputusan untuk melapor tidak muncul sejak awal persoalan mencuat. Kuasa hukum Erwan sebelumnya memilih menahan diri dan membuka kesempatan bagi pihak yang bersengketa untuk menyelesaikan persoalan melalui jalur mediasi.
Baca Juga: Troy Pantouw Juru Bicara Otorita IKN Meninngal Dunia? Penyebab dan Profil Kariernya
Kuasa hukum Erwan, Jandri Ginting, menjelaskan bahwa sikap diam tersebut merupakan bentuk itikad baik. Pihaknya masih memberikan ruang kepada Sherly Ingga Setiawati untuk melakukan mediasi atau menyelesaikan persoalan dengan Andri Somantri.
Namun, kesabaran itu disebut mulai memiliki batas. Menurut Jandri, informasi yang berkembang di media sosial sudah bergerak terlalu jauh dan mulai menyeret nama Erwan Setiawan ke dalam persoalan yang menurutnya bukan merupakan hubungan hukum sang wakil gubernur.
Lantas, sebenarnya siapa yang terlibat dalam perkara tersebut?
Baca Juga: Kaesang Mau Nyaleg di Dapil Puan, Ganjar Justru Respons Begini
Jandri menegaskan bahwa pokok persoalan berada pada hubungan hukum antara Sherly Ingga Setiawati dan Andri Somantri. Erwan, kata dia, tidak memiliki hubungan langsung dengan sengketa tersebut.
Penjelasan ini menjadi penting karena media sosial sering kali punya cara sendiri dalam menyambungkan satu nama dengan nama lainnya. Sekali sebuah narasi menyebar, konteks awalnya bisa tertinggal jauh di belakang.
Kini, perhatian kuasa hukum mengarah kepada sejumlah akun yang dianggap ikut memperkeruh keadaan. Jandri menyebut sedikitnya ada 11 akun media sosial yang telah diidentifikasi karena diduga menyebarkan narasi yang merugikan Erwan, termasuk konten yang juga menyebut nama Daffa.
Baca Juga: Dibilang Harus Jadi Bos Sendiri? Tenang, Karier Kantoran Juga Bisa Jadi Pilihan Cerdas
Bukan hanya pemilik akun biasa yang masuk radar. Kuasa hukum juga menyebut influencer sebagai pihak yang berpotensi dilaporkan apabila terbukti ikut menyebarkan konten yang dianggap mencemarkan nama baik.
Meski begitu, identitas 11 akun tersebut belum dibuka kepada publik. Waktu pasti pelaporan juga masih belum disampaikan.
Artikel Terkait
Troy Pantouw Juru Bicara Otorita IKN Meninngal Dunia? Penyebab dan Profil Kariernya
Bukan Sekadar Penjahat: Trailer Avengers: Doomsday Bongkar Masa Lalu Doctor Doom
Tamat dengan Rating 23 Persen, Agent Kim Reactivated Bikin Drakor Lain Susah Bernapas
LINK Download MB WhatsApp iOS 9.52 Update New Version APK Apakah Aman? Ketahui Perbedaanya dengan WA Meta 2026
Ending Agent Kim Reactivated Bikin Penasaran: Manajer Kim Selamat, Tapi Muncul Musuh Baru!
TikTok Bisa Jadi Guru Seks Anak Sebelum Orang Tua Siap, Ini yang Perlu Dilakukan
Dibilang Harus Jadi Bos Sendiri? Tenang, Karier Kantoran Juga Bisa Jadi Pilihan Cerdas