TITIKTEMU.CO - Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 2026, umat Muslim mulai bersiap bukan hanya secara fisik dan mental, tapi juga memastikan kewajiban ibadah yang tertunda ditunaikan.
Salah satunya utang puasa Ramadhan dari tahun-tahun sebelumnya atau qadha puasa. Penting untuk mengetahui batas membayar utang puasa Ramadhan, cara menghitung, hingga pilihan menggantinya sesuai syariat Islam.
Diketahui, dalam ajaran Islam, mengganti puasa Ramadhan yang ditinggalkan karena udzur syar’i hukumnya wajib. Udzur tersebut antara lain haid, sakit, hamil, menyusui, atau sedang dalam perjalanan jauh (musafir).
Baca Juga: Kapan Puasa Nisfu Syaban 2026? Amalan Utama dan Panduan Lengkap Ibadahnya
Kewajiban ini dijelaskan dalam Surat Al-Baqarah ayat 184, yang menegaskan bahwa orang yang tidak berpuasa karena alasan tertentu wajib menggantinya di hari lain sesuai jumlah yang ditinggalkan.
Jika seseorang menunda qadha puasa tanpa alasan hingga Ramadhan berikutnya, menurut para ulama, mereka juga wajib membayar fidyah, memberi makan orang miskin setiap hari sesuai jumlah utang.
Batas Akhir Bayar Utang Puasa Ramadhan 2026
Mengacu Kalender Hijriah dari Kemenag, awal Ramadhan 1447 H diperkirakan 19 Februari 2026. Maka, batas akhir membayar utang puasa Ramadhan Rabu, 18 Februari 2026, atau hari terakhir bulan Syaban.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) menjelaskan waktu qadha puasa sebenarnya cukup panjang, yaitu sejak selesai Ramadhan sebelumnya (bulan Syawal) hingga menjelang Ramadhan berikutnya.
Meski begitu, umat Muslim dianjurkan untuk tidak menunda qadha puasa agar tidak menumpuk dan berisiko terlupakan.
Baca Juga: Ini 7 Amalan di Bulan Syaban dan Keutamaannya, Menjemput Berkah Jelang Ramadhan
Cara Menghitung Utang Puasa Jika Lupa Jumlahnya
Memang, tidak sedikit orang yang lupa jumlah pasti puasa yang pernah ditinggalkan. Islam memberikan kemudahan dalam hal ini dengan membolehkan perkiraan yang paling aman.
Sebagai contoh, seorang perempuan yang selama lima tahun terakhir tidak berpuasa karena haid dan belum sempat menggantinya bisa menghitung berdasarkan rata-rata hari haid.
Artikel Terkait
Rekomendasi Aplikasi Alquran Gratis, Dzikir di Bulan Ramadhan Bakal Lancar
Mengenal Rabu Wekasan, Rabu Terakhir di Bulan Safar: Sejarah, Amalan, Apakah Sesuai Alquran dan Hadits?
Umat Islam Wajib Tahu! Ini Tiga Peristiwa Penting di Bulan Syaban
Ini 7 Amalan di Bulan Syaban dan Keutamaannya, Menjemput Berkah Jelang Ramadhan