BMKG memetakan tinggi gelombang berdasarkan wilayah perairan.
Untuk perairan Bekasi–Karawang, Subang, serta Indramayu–Cirebon, gelombang diperkirakan berada di kisaran 1,25 hingga 2,5 meter dan masuk kategori sedang.
Sementara itu, gelombang dengan ketinggian lebih ekstrem, yakni 2,5 hingga 4 meter, diperkirakan terjadi di perairan Sukabumi, Cianjur, Garut, Tasikmalaya, dan Pangandaran.
Baca Juga: Purbaya Mainkan Defisit Nyaris 3%: Strategi Berani Agar Ekonomi Bergerak, Bukan Terjebak Krisis
Risiko Tinggi bagi Berbagai Jenis Kapal
BMKG mengingatkan adanya risiko serius terhadap keselamatan pelayaran. Perahu nelayan berisiko tinggi saat kecepatan angin melebihi 15 knot dan gelombang di atas 1,25 meter.
Kapal tongkang berisiko saat angin melampaui 16 knot dan gelombang lebih dari 1,5 meter, sedangkan kapal ferry mulai berbahaya ketika angin mencapai 21 knot dengan gelombang di atas 2,5 meter. Untuk kapal besar seperti kapal kargo dan kapal pesiar, risiko meningkat saat angin mencapai 27 knot dan gelombang lebih dari 4 meter.
Imbauan BMKG untuk Masyarakat Pesisir
Selain di laut, BMKG juga mengingatkan potensi dampak di daratan akibat angin kencang.
Masyarakat diminta mewaspadai kemungkinan pohon tumbang, papan reklame roboh, tiang tidak kokoh, serta bangunan nonpermanen yang rawan rusak.
Di kawasan pelabuhan, BMKG mengimbau agar kapal tidak bersandar terlalu rapat untuk menghindari gesekan akibat gelombang dan angin kencang.***
Artikel Terkait
BMKG Gelar OMC hingga 22 Januari, Fokus Redam Awan Hujan dari Laut
Ninja ZX-25R 2026 Resmi Hadir, Mesin 4 Silinder Masih Jadi Senjata Utama
Lumpur Banjir Masih Menimbun Rumah Warga Pidie Jaya, 55 Hari Berlalu Jelang Ramadan
Perbandingan Kredit Tanpa Agunan Bank Mandiri vs BRI 2026, Mana Lebih Murah?
Sekolah Rakyat Ungkap Masalah Kesehatan Anak Miskin, Hampir Seluruh Siswa Tak Pernah Sikat Gigi
Cara Kemensos Menjaring Siswa Sekolah Rakyat, Tak Hanya Andalkan Data DTSEN
Viral Gaji Guru PAUD 2026 di Bawah Rp500 Ribu, Curhat di Medsos Tuai Simpati Publik
Gaji Rp5 Juta Tetap Bisa Beli Rumah, Begini Caranya
Sekjen Kemensos Ungkap Tujuan Sekolah Rakyat Prabowo: Memuliakan Wong Cilik dan Putus Rantai Kemiskinan
Beasiswa LPDP 2026 Tambah Kuota, Ini Rincian, Syarat, dan Cara Daftar