BMKG Gelar OMC hingga 22 Januari, Fokus Redam Awan Hujan dari Laut

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Rabu, 21 Januari 2026 | 21:30 WIB
BMKG Gelar Operasi Cuaca di Jakarta (Instagram @infobmkg)
BMKG Gelar Operasi Cuaca di Jakarta (Instagram @infobmkg)

TITIKTEMU.CO - Pemerintah tak lagi hanya menunggu hujan turun. Melalui Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), operasi modifikasi cuaca kembali digelar di wilayah Jakarta dan sekitarnya sebagai langkah aktif untuk menekan risiko bencana akibat hujan ekstrem.

Operasi ini melibatkan kolaborasi lintas lembaga, mulai dari BPBD DKI Jakarta hingga TNI Angkatan Udara.

Targetnya jelas: mengurangi potensi banjir dan dampak hidrometeorologi lain di tengah puncak musim hujan.

Baca Juga: Bukan Tablet Biasa: Infinix XPad Edge Resmi Masuk Indonesia, Tipisnya Kebangetan tapi Rasa PC

Posko di Halim, Operasi Jalan Sepekan

Deputi Bidang Modifikasi Cuaca BMKG, Tri Handoko Seto, menjelaskan bahwa operasi ini berlangsung selama 16–22 Januari 2026.

Seluruh aktivitas dikendalikan dari Posko Operasi di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Dalam pelaksanaannya, satu unit pesawat Casa 212 seri 200 disiagakan. Pesawat ini membawa bahan semai berupa natrium klorida (NaCl) dan kalsium oksida (CaO) yang digunakan untuk memengaruhi pertumbuhan awan hujan.

Menurut Seto, langkah ini difokuskan untuk mengurangi potensi hujan lebat yang kerap muncul secara intens pada musim hujan.

Baca Juga: Bukan Eropa, Forbes Sebut Negara Ini Paling Indah di Dunia

Awan Dijatuhkan Sebelum Masuk Daratan

Strategi utama dalam operasi ini adalah menjatuhkan awan hujan sejak masih berada di atas laut sebelum bergerak menuju wilayah Jabodetabek.

Selain itu, penyemaian juga dilakukan untuk menghambat pertumbuhan awan baru agar tidak berkembang optimal di daratan.

Seto menambahkan, operasi kali ini merupakan kelanjutan dari kegiatan serupa yang telah dilakukan sebelumnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Sumber: BMKG

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X