Lumpur Banjir Masih Menimbun Rumah Warga Pidie Jaya, 55 Hari Berlalu Jelang Ramadan

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Rabu, 21 Januari 2026 | 21:20 WIB
Kondisi sebagian Pidie Jaya, Aceh yang masih tertimbun lumpur. (Instagram/syahrur_sr647)
Kondisi sebagian Pidie Jaya, Aceh yang masih tertimbun lumpur. (Instagram/syahrur_sr647)

TITIKTEMU.CO - Masalah lumpur sisa banjir bandang di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, hingga kini belum sepenuhnya tertangani. Endapan lumpur yang mengeras dan menggunung masih menutup sejumlah rumah warga sejak bencana banjir yang terjadi pada akhir November 2025 lalu.

Kondisi memprihatinkan tersebut terekam dalam sebuah video yang diunggah akun Instagram @syahrur_sr647 pada Rabu, 21 Januari 2026. Dalam video itu terlihat beberapa rumah warga masih tertimbun lumpur tebal, seolah tak menunjukkan tanda-tanda pemulihan.

“Beginilah kondisi rumah warga yang masih tertanam lumpur, seperti belum ada harapan,” ujar pemilik akun dalam rekaman video tersebut.

Baca Juga: Simulasi Angsuran KUR BRI Januari 2026, Pinjaman Rp5 Juta hingga Rp150 Juta dengan Syarat Mudah

Banjir bandang yang disertai longsor membawa material lumpur dalam jumlah besar dan menimbun permukiman warga. Hingga kini, bencana tersebut telah berlalu selama 55 hari, sementara umat Muslim di Aceh bersiap menyambut bulan suci Ramadan yang tinggal sekitar 30 hari lagi.

Pemilik video menyoroti lamanya proses pembersihan yang dinilai belum maksimal. Ia menyebut kondisi tersebut ironis mengingat waktu menuju Ramadan semakin dekat, namun banyak rumah warga belum layak dihuni.

Salah satu rumah yang ditampilkan dalam video baru saja selesai dibersihkan di bagian dalam. Terlihat jelas batas ketinggian lumpur saat banjir menerjang bangunan, sementara lantai rumah masih tergenang air bercampur lumpur basah.

Baca Juga: Prilly Latuconsina Resmi Mundur dari Sinemaku Pictures, Fokus Bangun Ruang Kreatif Baru

Tak hanya rumah, sejumlah barang milik warga juga ditemukan terkubur. Dalam video tersebut, tampak sebuah sepeda motor yang baru berhasil digali setelah lama tertimbun lumpur hingga menutup seluruh bagian kendaraan, termasuk spion.

“Motor ini baru saja ditemukan setelah terkubur lumpur. Kira-kira masih bisa digunakan atau tidak,” ucap perekam video, seraya menunjukkan kondisi motor yang masih dipenuhi lumpur.

Hingga saat ini, Kabupaten Pidie Jaya masih berstatus tanggap darurat bencana yang ditetapkan berlaku sampai 28 Januari 2026. Status ini diberlakukan untuk mempercepat penanganan warga terdampak dan pemulihan fasilitas umum.

Baca Juga: BSU Ketenagakerjaan Januari 2026 Masih Jadi Tanda Tanya, Ini Penjelasan Resmi Kemnaker

Pemerintah bersama aparat TNI mengerahkan ratusan personel serta sejumlah alat berat untuk mempercepat pembersihan lumpur di kawasan terdampak. Fokus utama diarahkan pada pembukaan akses permukiman dan pembersihan rumah warga.

Selain itu, pembangunan hunian sementara (huntara) juga terus dikebut untuk menampung warga yang belum bisa kembali ke rumah mereka. Huntara tersebut dilengkapi fasilitas dasar guna menunjang kebutuhan hidup warga selama masa pemulihan pascabencana.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X