Kapal Wisata Karam Libatkan Keluarga Pelatih Valencia, Kemenhub Tutup Pelayaran Labuan Bajo hingga Tahun Baru

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Senin, 29 Desember 2025 | 15:42 WIB
Proses pencarian 4 wisatawan WNA Spanyol di Labuan Bajo. (SAR Komodo Labuan Bajo)
Proses pencarian 4 wisatawan WNA Spanyol di Labuan Bajo. (SAR Komodo Labuan Bajo)

TITIKTEMU.CO - Tim SAR gabungan masih melanjutkan operasi pencarian terhadap warga negara asing (WNA) asal Spanyol yang menjadi korban tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah di perairan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dalam insiden yang terjadi pada Jumat, 26 Desember 2025 tersebut, empat WNA dilaporkan terjatuh ke laut. Mereka terdiri dari seorang ayah bernama Martin Carreras Fernando, yang diketahui sebagai pelatih Tim B Wanita Valencia CF, serta tiga anaknya.

Satu Korban Perempuan Ditemukan di Hari Keempat

Memasuki hari keempat pencarian, Senin pagi, 29 Desember 2025, tim SAR berhasil menemukan satu jenazah berjenis kelamin perempuan.

Baca Juga: Terisolasi Pascabanjir, Warga Ketol Aceh Tengah Gunakan Tali Sling untuk Aktivitas Sehari-hari

Kepala Kantor SAR Maumere selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Fathur Rahman, menjelaskan bahwa informasi penemuan diterima sekitar pukul 06.05 WITA.

“Jenazah ditemukan sekitar satu nautical mile dari titik lokasi dugaan kapal tenggelam,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi menuju Pelabuhan Labuan Bajo sebelum dibawa ke RSUD Labuan Bajo untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Sebelumnya, pada hari ketiga pencarian, Minggu, 28 Desember 2025, tim SAR juga menemukan pelampung milik KM Putri Sakinah yang menjadi petunjuk tambahan dalam operasi pencarian.

Kronologi Karamnya KM Putri Sakinah

KM Putri Sakinah diketahui mengangkut total 11 orang saat kejadian. Penumpang terdiri dari Martin Carreras Fernando beserta istri dan empat anaknya, empat anak buah kapal (ABK), serta satu pemandu wisata.

Baca Juga: Sebulan Pascabanjir, Puluhan Desa di Aceh Tengah Masih Gelap, Warga Bantu Truk PLN Tembus Jalan Berlumpur

Kapal wisata tersebut dilaporkan tenggelam di perairan Selat Pulau Padar, kawasan Taman Nasional Komodo, setelah dihantam ombak setinggi sekitar 1,5 meter. Kondisi mesin kapal yang mati turut memperparah situasi.

Dari peristiwa itu, tujuh orang berhasil selamat, yakni istri Martin, satu anaknya, seluruh ABK, dan pemandu wisata. Sementara empat lainnya dinyatakan hilang di laut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X