Dark Triad Personality, Pejabat di Tengah Bencana: Berhenti Cari Perhatian!

photo author
Ken Maesa Pamenang, TitikTemu.co
- Rabu, 10 Desember 2025 | 13:37 WIB
Dark Triad Personality, Pejabat di Tengah Bencana: Berhentilah Cari Perhatian! (Instagram/zul.hasan )
Dark Triad Personality, Pejabat di Tengah Bencana: Berhentilah Cari Perhatian! (Instagram/zul.hasan )

Sekadar Acara Selingan 

Lalu, muncul kabar lain yang tak kalah menghebohkan. Rupanya, kunjungan para pejabat itu diduga hanya agenda tambahan sebelum menghadiri pesta pernikahan putri anggota DPR PAN, Arisal Aziz.

Foto-foto yang beredar memperlihatkan Zulhas, Verrell, dan beberapa kader PAN lainnya berpose lengkap dengan pengantin. Ahmad Yohan, Wakil Ketua Komisi IV DPR dari PAN, mengakui ada acara pernikahan.

Namun ia menolak anggapan bahwa kehadiran mereka ke lokasi banjir hanyalah pencitraan. “Kami ingin melihat musibah. Kebetulan ada pernikahan. Sekalian,” katanya.

Pernyataan itu justru memperkuat kemarahan publik. Banyak yang merasa kedatangan pejabat ke lokasi bencana bukan berlandaskan empati, melainkan agenda politik yang dibungkus sebagai aksi kemanusiaan.

Baca Juga: KLH Hentikan Operasi Empat Perusahaan di Batang Toru, Diduga Penyebab Banjir dan Longsor di Sumatera   

Verrell Bramasta dan Kontroversi Rompi Taktis

Tak ketinggalan, Verrell Bramasta juga menuai kritik setelah tampil mengenakan rompi taktis saat meninjau lokasi banjir di Sumatera Barat.

Banyak yang menilai peralatan itu berlebihan dan tidak relevan, bahkan dianggap rompi antipeluru. Verrell menjelaskan rompi itu hanyalah perlengkapan lapangan untuk membawa peralatan kecil.

Namun pembelaan itu tidak membuat sorotan mereda. Masyakarat menyindir seorang anggota DPR tampil layaknya menjalankan tugas militer, sementara prajurit TNI di tengah bencana tidak memakai perlengkapan serupa.

Baca Juga: Kisah Kayu-kayu Hanyut yang Mengabarkan Rusaknya Ekologi di Sumatera 

Peneliti: Ruang Duka Berubah Jadi Panggung

Peneliti dari Universitas Dharma Andalas, Desi Sommaliagustina, mengungkapkan bencana memang kerap menjadi panggung bagi pejabat tertentu.

 Alih-alih memberi bantuan tanpa mengganggu proses penyelamatan, kehadiran pejabat justru sering menyita waktu dan energi petugas.

Misalnya, jalur evakuasi harus ditutup sementara, warga diminta meluangkan waktu untuk sesi foto, bahkan beberapa pengungsi diminta ikut berbaris demi kepentingan dokumentasi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X