TITIKTEMU.CO – DPP Gerindra memberhentikan Bupati Aceh Selatan Mirwan MS sebagai Ketua DPC Partai Gerindra karena pergi umrah saat wilayahnya dilanda banjir.
Diketahui, Mirwan nekat pergi umrah pada 2 Desember, di tengah masa tanggap darurat bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Debelumnya, keputusan Mirwan pergi umrah itu sempat memicu polemic. Banyak public yang menkritik kepurusan Bupati Aceh Selatan tersebut.
Baca Juga: Donasi Mengalir untuk Sumatera-Aceh, Tapi Distribusi Tidak Pernah Mudah
Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Sugiono membenarkan keputusan tersebut. Dia menyebut laporan terkait sikap Mirwan telah diterima dan dipelajari DPP Gerindra.
“Kami memutuskan untuk memberhentikan yang bersangkutan sebagai Ketua DPC Gerindra Aceh Selatan,” kata Sugiono.
Dia menambahkan sikap Mirwan dinilai tidak mencerminkan kepemimpinan yang semestinya ditunjukkan seorang kepala daerah, terlebih dalam situasi bencana.
Adapuin polemik bermula ketika Mirwan menyampaikan pihaknya tidak sanggup menangani dampak bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh Selatan.
Namun, tidak lama setelah itu, dia bersama istri justru terlihat berangkat umrah. Foto-foto keberangkatan mereka beredar luas di media sosial dan memancing kekecewaan publik.
Gubernur Aceh Muzakir Manaf sendiri kecewa dengan keputusan Mirwan. Dia bahkan menyatakan pihaknya tidak mengeluarkan izin dinas bagi Mirwan untuk bepergian selama masa tanggap darurat.
Baca Juga: Hujan Ekstrem, Siklon, dan Hutan Gundul di Balik Banjir Bandang Sumatera-Aceh
Pembelaan dari Pemkab Aceh Selatan
Di tengah derasnya kritik, Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan memberikan klarifikasi melalui Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Selatan, Diva Samudra Putra.
Diva menegaskan bahwa keberangkatan Mirwan tidak dilakukan secara sembarangan. Menurutnya, sebelum berangkat ke Makkah, Mirwan ikut menangani bencana dan menyalurkan bantuan.
Artikel Terkait
Banjir Bandang Sumatera–Aceh: Prabowo Pastikan Pemerintah Bergerak Cepat Kirim Bantuan Darat dan Udara
Ketika Komunikasi Terputus: Kisah Orang-Orang yang Menanti Kabar Keluarga di Tengah Bencana
Siapa yang Berhak Menetapkan Bencana Nasional? Cak Imin Buka Suara soal Banjir Sumatera
Dua Kabupaten di Sumatera Utara Nyatakan Tak Mampu Tangani Bencana, Prabowo Pastikan Negara Siap Menangani
Tanggap Bencana Sumut-Sumbar, BRI Salurkan Bantuan Untuk Percepat Pemulihan Warga yang Terdampak