TITIKTEMU.CO - Upaya penanganan darurat bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat terus dikebut. BNPB mencatat sebanyak 442 orang meninggal dunia dan 402 orang masih hilang akibat bencana di tiga provinsi tersebut.
Jumlah korban diperkirakan masih akan bertambah karena proses pencarian dan evakuasi masih terus dilakukan dalam operasi tanggap darurat.
Kondisi lapangan yang berat, akses jalan yang terputus, serta cuaca yang belum stabil menjadi tantangan utama proses pencarian dan evakuasi.
Sumatra Utara Paling Parah
Sumatra Utara menjadi wilayah dengan dampak paling parah. Data terbaru mencatat 217 warga meninggal dunia dan 209 orang masih hilang.
Kabupaten Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, dan Kota Sibolga menjadi daerah yang paling terdampak.
Kepala BNPB Letjen Suharyanto mengungkapkan terjadi lonjakan temuan korban dalam 24 jam terakhir. “Dalam satu hari ini bertambah 60 korban jiwa berkat operasi pencarian yang dipimpin Basarnas,” ujarnya.
Ribuan warga kini terpaksa mengungsi akibat rumah yang rusak atau terendam. Tapanuli Selatan dan Sibolga mencatat jumlah pengungsi tertinggi.
Baca Juga: Ketika Logistik Terputus: Kisah Warga Berebut Harapan di Tengah Krisis Tapanuli dan Aceh
Sementara itu, beberapa wilayah seperti Mandailing Natal, Humbang Hasundutan, dan Tapanuli Utara juga melaporkan ribuan kepala keluarga harus meninggalkan rumah mereka.
Kerusakan infrastruktur membuat penanganan semakin sulit. Jalur nasional Sibolga–Padang Sidempuan dan Sibolga–Tarutung putus total, disertai longsor di berbagai titik.
Jembatan Pandan dan jembatan penghubung Sibolga–Manduamas juga terputus sehingga memutus akses logistik.
Tujuh kecamatan di Mandailing Natal bahkan dinyatakan terisolasi. Beberapa desa hanya bisa dijangkau menggunakan alat berat atau helikopter.
Artikel Selanjutnya
Banjir Bandang Agam: 74 Jiwa Melayang, 2.500 Warga Mengungsi, Kerugian Tembus Rp13,9 Miliar
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Banjir Bandang Agam: 74 Jiwa Melayang, 2.500 Warga Mengungsi, Kerugian Tembus Rp13,9 Miliar
BNPB Update Banjir Bandang Sumatera: 116 Korban Meninggal, Tapanuli Tengah Paling Parah dan Komunikasi Pulih via Starlink
Bencana Agam: 74 Warga Tewas, 2.500 Mengungsi, Kerugian Capai Rp13,9 Miliar
Medan Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir, 1.829 Warga Mengungsi dan Distribusi BBM Terkendala
Bencana Sumatra 2025: 303 Orang Meninggal, BNPB Ungkap Lonjakan Korban dan Tantangan Berat di Lapangan
Medan Darurat: 19 Kecamatan Terendam, Ribuan Warga Mengungsi dan Wali Kota Pastikan BBM Aman