Perjuangan Menembus Tanah Terisolir: BNPB Kerahkan Pasukan Jalan Kaki dan Helikopter untuk Selamatkan Warga Tapanuli–Sibolga

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Minggu, 30 November 2025 | 17:40 WIB
Kepala BNPB beberkan skema distribusi bantuan untuk daerah yang masih terisolir.  (bnpb.go.id)
Kepala BNPB beberkan skema distribusi bantuan untuk daerah yang masih terisolir. (bnpb.go.id)

TITIKTEMU.CO - Kepala BNPB, Suharyanto, mengungkapkan bahwa hingga saat ini akses menuju sejumlah wilayah terdampak di Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Sibolga masih sangat sulit ditembus.

Kondisi itu membuat distribusi bantuan logistik untuk korban banjir dan longsor belum dapat berjalan maksimal.

Meski begitu, ia menyebut ada perkembangan positif.

“Keadaannya memang belum pulih, tetapi dibandingkan dua hari lalu, saya melihat sudah ada kemajuan yang cukup signifikan,” ucap Suharyanto dalam konferensi pers, Sabtu sore, 29 November 2025.

Baca Juga: Purbaya Soroti Dana Mengendap Rp1.000 Triliun: Mesin Moneter Belum Jalan, Ekonomi Melambat?

Upaya Membuka Akses Tapanuli Utara–Sibolga Lewat Jalan Kaki

Sejak hari pertama bencana, tim gabungan TNI, Polri, dan Dinas PU terus berusaha menembus jalur utama yang putus total menuju Sibolga—wilayah yang mengalami kerusakan terparah.

“Semoga dalam tiga sampai empat hari ke depan jalur itu bisa dibuka. Longsongannya panjang sekali,” ujar Suharyanto.

Ia menjelaskan bahwa Gubernur, Pangdam, dan Kapolda sudah meninjau jalur tersebut dari udara, tetapi setelah rapat koordinasi, mereka memastikan jalur darat masih mustahil dilalui.

Di kawasan itu masih terdapat warga yang terjebak dan membutuhkan bantuan mendesak.

Karena itu, diputuskan untuk mengirim tim tentara dengan berjalan kaki.

“Mereka sudah menunggu berjam-jam, bahkan berhari-hari, tanpa air minum dan logistik. Jadi besok kami kirim 50 prajurit dengan ransel berisi air, beras, dan makanan,” jelasnya.

Bantuan Dilempar dari Udara untuk Jangkau Area Terisolir

Selain membuka jalur darat, BNPB dan TNI juga menyiapkan operasi udara.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Sumber: BNPB

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X