Setiap hari, dia mencari kabar apa pun tentang kondisi Tapanuli Tengah. Menghubungi Polres, BPBD, hingga relawan. Namun jawaban tetap sama: komunikasi di wilayah itu lumpuh total.
Hari-hari tanpa kabar membuat Kiki jatuh sakit. Suaranya serak, tubuhnya demam, dan air matanya terus mengalir.
“Dari yang nangis, sampai kering, sampai nangis lagi,” tuturnya.
Harapan Kiki sederhana: jaringan internet dan listrik segera pulih agar warga perantauan bisa terhubung kembali dengan keluarga yang berada di wilayah bencana.
Baca Juga: Medan Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir, 1.829 Warga Mengungsi dan Distribusi BBM Terkendala
Sahara Menunggu Kabar dari Bogor
Bukan hanya Kiki yang melalui masa-masa penuh kecemasan. Sahara, perempuan asal Kecamatan Bebesen, Aceh Tengah, juga tak bisa menghubungi ibunya sejak Rabu pagi 26 November.
Saat itu, ibunya sempat memberi kabar bahwa hujan deras, dan beberapa jalan sudah tertutup banjir dan longsor. Setelah panggilan itu, telepon Sahara tak pernah lagi tersambung.
Kawasan rumah keluarga Sahara kini dikabarkan padam listrik dan kehilangan seluruh akses telekomunikasi. Sahara hanya bisa memantau kondisi melalui media sosial dan laporan berita.
“Jalan menuju Takengon terputus semuanya,” jelas Sahara. “Jalur dari Medan, Banda Aceh, dan Meulaboh dilaporkan lumpuh.”
Menunggu di Tengah Ketidakpastian
Sahara kini hanya bisa membayangkan kemungkinan terburuk. Rumah keluarganya berada di area dekat sungai dan pegunungan yang rawan longsor.
“Yang saya khawatirkan sebenarnya longsor. Seandainya mereka enggak ketolong…” ucapnya sambil menahan tangis.
Dia sudah menghubungi BPBD dan SAR. Namun, jawaban yang dia terima tidak membuat hatinya tenang. “Tim SAR saja kesulitan menghubungi anggota mereka di Aceh Tengah.”
Artikel Terkait
Tersesat di Jalur Longsor 4 Hari: Kisah Dramatis Wali Kota Sibolga yang Akhirnya Ditemukan Selamat
Ahli ITB Ungkap Penyebab Banjir Bandang Sumatera: Siklon Senyar dan Kerusakan Lingkungan
Menkeu Purbaya: Pemda Belum Ajukan Tambahan Dana untuk Banjir Sumatera, Anggaran Lokal Terus Tergerus
Banjir Bandang Sumatera–Aceh: Prabowo Pastikan Pemerintah Bergerak Cepat Kirim Bantuan Darat dan Udara