TITIKTEMU.CO - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengungkapkan bahwa penanganan bencana banjir dan longsor di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh hingga kini masih menggunakan anggaran dari masing-masing pemerintah daerah (pemda).
Lebih dari 10 kabupaten/kota di tiap provinsi terdampak cuaca ekstrem, dengan Sumut mencatat 13 wilayah yang mengalami bencana.
“Sejauh ini bantuan sosial memakai anggaran yang mereka punya dulu,” kata Purbaya usai menghadiri acara PTBI 2025 di Gedung BI, Jumat (28/11/2025).
Baca Juga: Purbaya Pasang Target 1 Tahun: Reformasi Bea Cukai Dimulai, Ancaman Pembekuan Mengintai!
Pemda Belum Ajukan Tambahan Dana
Purbaya menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada satu pun pemda yang mengajukan permintaan tambahan anggaran ke Kementerian Keuangan.
“Belum ada yang minta ke saya sampai sekarang. Jadi ya pakai anggaran yang tersedia dulu,” ujarnya.
Namun ia belum dapat merinci total dana yang sudah digelontorkan pemda untuk penanganan darurat tersebut.
Baca Juga: Mendorong Asuransi yang Dibeli, Bukan Dijual: IFG Dorong Industri Berbasis Riset dan Empati
Kemendagri Minta Pergeseran Anggaran ke Pos BTT
Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menginstruksikan agar pemda di tiga provinsi terdampak segera melakukan pergeseran anggaran ke pos Biaya Tak Terduga (BTT).
Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tomsi Tohir, menilai bahwa BTT daerah memang sudah menipis karena posisi anggaran berada di penghujung tahun anggaran.
“Setiap kabupaten, kota, dan provinsi BTT-nya makin menipis. Kita sudah beri arahan untuk geser anggaran dari pos lain ke BTT,” ujar Tomsi dalam konferensi pers di Gedung BNPB, Kamis (27/11/2025).
Arahan Mendagri untuk Perkuat Kesiapsiagaan Daerah
Artikel Terkait
Mendorong Asuransi yang Dibeli, Bukan Dijual: IFG Dorong Industri Berbasis Riset dan Empati
PDB 2025 Masih Lesu? Dolfie Kritik Sektor Usaha dan Tantang Purbaya Perbaiki Strategi Ekonomi
Panduan Investasi untuk Pemula di Usia 20-an: Mulai dari 50 Ribu, Begini Caranya
IFG Goes to Campus 2025: Misi Menyiapkan Generasi Finansial Berkelanjutan di Era ESG
Purbaya Pasang Target 1 Tahun: Reformasi Bea Cukai Dimulai, Ancaman Pembekuan Mengintai!
Guncangan di PBNU: Gus Ipul Dicopot dari Sekjen, Rotasi Besar Diumumkan di Tengah Konflik Internal
Cara Mengubah Hidup dalam 30 Hari: Kebiasaan Kecil yang Hasilnya Besar
Gus Ipul Resmi Dicopot dari Jabatan Sekjen PBNU, Ini Alasan dan Peta Rotasi Baru Pengurus
PSSI Tegaskan Pelatih Baru Timnas Wajib Transfer Ilmu ke Pelatih Lokal
Prabowo Tegaskan Guru Harus Berani Bersikap Tegas Demi Bentuk Karakter Murid