Gemuruh dari Lereng: Tragedi Longsor Banjarnegara dan Upaya Tak Kenal Lelah Mencari Korban

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Sabtu, 22 November 2025 | 10:30 WIB
Menyoroti fakta terkini terkait insiden longsor yang terjadi di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.  (X.com/@KemenPU)
Menyoroti fakta terkini terkait insiden longsor yang terjadi di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. (X.com/@KemenPU)

TITIKTEMU.CO-Insiden longsor besar yang mengguncang Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Banjarnegara, Jawa Tengah, pada Kamis 20 November 2025, kini menjadi sorotan luas.

Luncuran tanah dari lereng yang ambrol menyapu permukiman warga, meninggalkan jejak kerusakan berat dan duka mendalam.

Hingga Jumat pagi, 21 November 2025, korban meninggal tercatat 10 orang, sementara puluhan lainnya masih belum ditemukan.

Baca Juga: Reformasi atau Formalitas? Sri Radjasa Soroti Dominasi Jenderal dalam Komisi Percepatan Reformasi Polri

18 Warga Masih Hilang, Situasi di Lapangan Tak Menentu

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan bahwa kondisi di titik bencana masih sangat tidak stabil.

Tim penyelamat menduga ada 18 orang yang masih hilang dan terus dicari.

“Dengan penemuan terbaru, jumlah korban meninggal menjadi 10 orang, dan 18 warga masih dalam pencarian,” ujarnya.

Di balik proses evakuasi yang berlangsung, keluarga para korban terus menunggu kabar apa pun dari petugas, sembari digelayuti rasa cemas dan ketidakpastian.

Baca Juga: Antara Golf dan Tanggung Jawab: Meninggalnya Dirut BJB dan Sorotan Etika Pejabat Negara

Ratusan Rumah Rusak, Ribuan Warga Mengungsi

Skala kerusakan di Pandanarum sangat besar. Puluhan rumah rata dengan tanah dan ratusan lainnya mengalami kerusakan.

Lebih dari 900 warga harus mengungsi ke titik-titik aman yang disiapkan pemerintah daerah.

Di posko pengungsian, suasana dipenuhi rasa takut dan trauma, terutama bagi mereka yang menyaksikan langsung bagaimana tanah dari lereng yang jebol melahap permukiman.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Sumber: BNPB

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X