Di balik upaya pencarian, kisah para penyintas memperlihatkan betapa cepat dan mencekamnya bencana berlangsung.
Sumarti, salah satu warga yang selamat, masih bergetar saat mengingat detik-detik sebelum rumah-rumah tersapu tanah.
“Waktu itu ada suara gemuruh besar. Warga melihat ke atas, dan ternyata longsornya membesar. Saya langsung lari,” tuturnya.
Awalnya warga berlari ke area makam desa demi menghindari jalur longsoran. Namun kondisi makin buruk sehingga mereka terpaksa lari lebih jauh ke hutan.
“Setelah sampai hutan, petugas menjemput kami. Lalu dibawa ke puskesmas dan akhirnya keposko pengungsian,” kata Sumarti dengan mata berkaca-kaca.***
Artikel Terkait
Cara Main Game Netflix Favorit di TV dengan Kontrol HP Android Dan iPhone atau iPad
Slow Living di Gunungkidul Memang Menyenangkan, Syaratnya: Lupakan Gaya Necis ala Kota
Antara Golf dan Tanggung Jawab: Meninggalnya Dirut BJB dan Sorotan Etika Pejabat Negara
Sunyi dari Penjelasan: Misteri Wafatnya Dirut BJB dan Riuh Sorotan soal Etika Pejabat
Tanah yang Direbut, Suara yang Dibungkam: Laporan JATAM Bongkar Kekacauan Tambang Maluku Utara
Sukses di U-17, Tantangan Baru Menanti: Nova Arianto Resmi Nahkodai Timnas U-20
Reformasi atau Formalitas? Sri Radjasa Soroti Dominasi Jenderal dalam Komisi Percepatan Reformasi Polri
Melangkah ke Masa Depan Emas: Strategi BSI Bangun Ekosistem Bullion Bank Berbasis Syariah
Fakta-fakta Terbaru Kasus Kematian Dosen Untag Semarang, Satu KK dengan AKBP Basuki
BRI Perluas Penyaluran KUR Kepada 3,2 juta Debitur UMKM Senilai Rp147,2 T, Dorong Pertumbuhan Inklusif