“Dia meninggal dunia saat berusaha menyelamatkan dua temannya dari reruntuhan,” tutur Mulyono lirih.
Baca Juga: 4 Fakta Terkini Ambruknya Bangunan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo: 100 Korban, 26 Santri Masih Hilang
Rafi berhasil menolong dua teman santrinya keluar dari tumpukan bata dan semen. Nahas, saat dia mencoba menyelamatkan diri, puing besar menimpanya. Dia sempat dibawa ke rumah sakit, namun meninggal.
“Dia sudah tidak pernah mondok sebelumnya. Baru tiga bulan di sini. Tapi ternyata Allah lebih sayang dia,” lanjut sang ayah.
Jenazah Rafi dimakamkan di Desa Tanggal Kulon, Kecamatan Tanggul, Jember, kampung halaman ayahnya, Kamis, 2 Oktober 2025. Ratusan warga dan santri melepas kepergian pemuda 17 tahun itu.***
Artikel Terkait
Gibran Sampaikan Program untuk Kesejahteraan Pesantren saat Silaturahmi di Ponpes Al Kahfi Kebumen,
Pengasuh Ponpes Sidogiri Kyai Fuad Noerhasan Pose Dua jari Bersama Khofifah, Doakan Prabowo Gibran menang Satu Putaran
Dapat Dukungan Alumni Ponpes Al Falah, Gibran Janji Segera Eksekusi Program Dana Abadi Pesantren
Tragedi Ponpes Al Khoziny Sidoarjo: Musala Ambruk Saat Salat Ashar, Puluhan Santri Masih Hilang