DPR Soroti Kasus Keracunan Program Makan Bergizi Gratis, SPPG Disebut Jadi Biang Masalah

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Kamis, 2 Oktober 2025 | 13:35 WIB
BGN dan BPOM ungkap penyebab keracunan MBG kepada DPR. (Instagram/badangizinasional.ri)
BGN dan BPOM ungkap penyebab keracunan MBG kepada DPR. (Instagram/badangizinasional.ri)

Dadan juga menyoroti sanitasi SPPG yang dinilai belum memadai. Ia mencontohkan masih banyak tempat yang tidak menggunakan air panas untuk sterilisasi alat makan, padahal hal itu sangat penting untuk mencegah kontaminasi.

“Pak Presiden bahkan sudah memberikan arahan agar seluruh SPPG menggunakan alat sterilisasi yang mampu memanaskan hingga 120 derajat. Untuk memasak, harus menggunakan air galon dan air saringan untuk mencuci,” jelasnya.

Dua Sertifikasi Akan Diberlakukan untuk SPPG

Sebagai langkah lanjutan, BGN menegaskan bahwa setiap SPPG nantinya wajib memiliki dua sertifikasi keamanan pangan:

Baca Juga: Tragedi Musala 3 Lantai Ambruk di Ponpes Al Khoziny Sidoarjo: 66 Santri Diduga Masih Tertimbun Reruntuhan

HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Point) yang akan dikeluarkan lembaga independen.

SLHS (Sertifikat Laik Higienis dan Sanitasi) yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan.

Kedua sertifikasi tersebut diharapkan mampu memperkuat standar keamanan pangan dan mencegah kasus keracunan MBG terulang di masa mendatang.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X