TITIKTEMU.CO - Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, tengah jadi bahan perbincangan publik usai sejumlah cerita tentang dirinya viral di media sosial.
Isu yang mencuat mulai dari permintaan air galon untuk mandi saat kunjungan kerja (kunker), kebiasaannya membatalkan acara di daerah, hingga gaya berbusana dengan brand mewah.
Menjawab isu tersebut, Widiyanti angkat bicara melalui podcast bersama Helmy Yahya pada Kamis, 25 September 2025.
Bantah Isu Air Galon untuk Mandi
Widiyanti menegaskan kabar dirinya meminta air galon untuk mandi tidak benar.
Menurutnya, kabar itu justru merugikan industri perhotelan.
“Kalau ada isu saya mandi air galon, berarti hotel di seluruh Indonesia tidak ada air bersih dong? Itu mencoreng nama baik hotel-hotel kita. Jadi, harus saya luruskan, itu hanya karangan saja,” tegas Widiyanti.
Ia menambahkan, sebagai menteri, dirinya terbiasa menginap di hotel dan memberi review sebagai bentuk dukungan.
Baca Juga: Polemik Stok BBM di SPBU Swasta: Monopoli Pertamina atau Kolaborasi Darurat?
Alasan Membatalkan Acara di Daerah
Widiyanti juga menanggapi isu pembatalan acara kunker yang disebut merugikan pihak daerah.
Menurutnya, hal itu hanya terjadi bila ada panggilan mendadak dari Presiden Prabowo atau rapat penting bersama DPR.
“Biasanya kunjungan sudah direncanakan jauh-jauh hari, tapi kalau H-1 ada panggilan Presiden, ya terpaksa dibatalkan,” jelasnya.
Ia bahkan mencontohkan pernah harus meninggalkan Bali lebih cepat demi menghadiri undangan Presiden di Jakarta.
Baca Juga: Trump Klaim Alami 3 Sabotase di Sidang PBB, Desak Investigasi hingga Libatkan Secret Service
Terkait Foto Outfit Mewah
Artikel Terkait
Tarif Cukai Rokok Tinggi Bikin Kaget Menkeu Purbaya, Pengamat: Itu Hanya Gaya dan Efeknya Baru Terlihat Desember
Patrick Kluivert Coret Marselino di Round 4 Kualifikasi Piala Dunia, Ole Romeny Justru Dapat Kesempatan Usai Pulih Cedera
Trump Klaim Alami 3 Sabotase di Sidang PBB, Desak Investigasi hingga Libatkan Secret Service
RUPTL 2025–2034: Janji Hijau PLN yang Masih Tertunda, Batu Bara Masih Mendominasi
Polemik Stok BBM di SPBU Swasta: Monopoli Pertamina atau Kolaborasi Darurat?
Mediapreneur Talks 2025 di Surabaya: Promedia Dorong Kolaborasi Jurnalis dan Pengusaha Media di Era Digital