Dibiayai Pemerintah, Bukan Perusahaan!
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan, uang saku peserta magang ini akan sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah, jadi bukan dari kantong perusahaan.
Besarannya? Disesuaikan dengan UMP masing-masing provinsi tempat perusahaan berada.
BUMN alias perusahaan milik negara juga diajak aktif mencari dan membina pemagang.
Jadi, peluang terbuka lebar, bahkan untuk magang di perusahaan besar.
Baca Juga: Realme 15 Series 5G Segera Masuk Pasar Indonesia, Usung Kamera AI dengan Fitur Edit Suara
Kuota 20 Ribu Orang dan Bisa Diperpanjang
Program magang ini jadi bagian dari paket ekonomi ‘8+4+5’ yang diluncurkan pemerintah di Istana Presiden.
Total kuota yang disiapkan untuk tahap awal adalah 20.000 fresh graduate, dan bisa diperpanjang hingga lebih dari 6 bulan, tergantung evaluasi.
Regulasi teknisnya sedang dirampungkan dan ditargetkan selesai minggu ini. Kalau kamu tertarik, bersiaplah karena pendaftaran akan dibuka mulai awal Oktober 2025.
Program magang ini adalah jalan strategis bagi para lulusan baru yang ingin memperkuat CV sambil tetap digaji.
Pemerintah berharap inisiatif ini bisa menjadi batu loncatan untuk karier profesional yang lebih mapan. Jangan sampai ketinggalan—siapkan akun SIAPkerja dan mulai intip peluang magangnya sekarang juga!***
Artikel Terkait
Demon Slayer: Infinity Castle Pecahkan Rekor Box Office Pokémon Setelah 26 Tahun, Begini Hebohnya!
Drama China Hilarious Family Season 2 di WeTV, Sinopsis, Jadwal Tayang, dan Link Nonton Sub Indo
Winning Eleven 2026 APK Offline Terbaru 2025, Download Game Bola Terbaik untuk Android
Jenderal Maruli Buka Suara: Masuk TNI AD Sekarang Tak Perlu ‘Orang Dalam’, Rekrutmen Lebih Transparan
Realme 15 Series 5G Segera Masuk Pasar Indonesia, Usung Kamera AI dengan Fitur Edit Suara
Briptu Rizka Tersangka Pembunuhan Suaminya, Brigadir Esco, Apa Motifnya?
Dari Baju Sutra Goceng ke Rp2,6 Juta: Kisah Lelang Unik Barang Rampasan Koruptor
Jelajah Nusantara Cuma Rp 80 Ribu: KAI Tawarkan Promo Spektakuler Rayakan 80 Tahun!
LINK DOWNLOAD Kalender 2026, Daftar Libur Nasional dan Cuti Bersama Lengkap
Presiden Prabowo di KTT PBB: Saatnya Dunia Akui Palestina Sekarang