TITIKTEMU.CO - Kebakaran besar yang melanda kompleks apartemen Wang Fuk Court, Tai Po, Hong Kong, menyisakan duka mendalam bagi warga Indonesia di perantauan.
Hingga Senin 1 Desember, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hong Kong merilis update 9 WNI meninggal dunia, 1 orang dirawat di rumah sakit, 35 lainnya belum diketahui keberadaannya, dan 95 orang selamat.
Tragedi ini menjadi salah satu insiden paling mematikan di Hong Kong. Pemerintah Indonesia bergerak cepat untuk memastikan proses identifikasi, pendampingan korban, serta repatriasi.
Baca Juga: Di Bawah Lumpur Galodo: Akhir Perjuangan Erik Menemukan Ibunya Meninggal dalam Sujud
Kronologi Kebakaran Wang Fuk Court
Kebakaran terjadi pada Rabu 26 November sore waktu setempat. Api pertama kali muncul dari scaffolding bambu untuk pekerjaan konstruksi di beberapa blok gedung.
Material bambu yang mudah terbakar menyebabkan api cepat membesar dan menyambar bagian luar bangunan.
Dilansir dari AFP, terdengar bunyi retakan keras yang diduga berasal dari bambu yang terbakar. Asap hitam pekat kemudian membumbung tinggi, menutupi empat gedung sekaligus.
Hong Kong selama ini dikenal dengan hunian vertikal berpenduduk padat, di mana banyak apartemen bertingkat tinggi yang dihuni ribuan orang.
Dalam beberapa dekade terakhir, kasus kebakaran fatal cenderung menurun. Namun, di daerah padat seperti Tai Po, risiko tetap tinggi, terutama ketika ada proyek konstruksi dengan material yang mudah terbakar.
Baca Juga: Hujan Ekstrem, Siklon, dan Hutan Gundul di Balik Banjir Bandang Sumatera-Aceh
140 WNI Terdampak
Dalam laporan resminya, KJRI Hong Kong menyebut ada sekitar 140 WNI yang tercatat tinggal di kompleks apartemen tersebut. Dari jumlah itu:
95 WNI selamat
Artikel Terkait
Ketika Komunikasi Terputus: Kisah Orang-Orang yang Menanti Kabar Keluarga di Tengah Bencana
Ketika Logistik Terputus: Kisah Warga Berebut Harapan di Tengah Krisis Tapanuli dan Aceh
Prabowo Bentuk Satgas Darurat Jembatan: Langkah Cepat Negara Menyelamatkan Akses Pendidikan Anak Pedalaman
Perjuangan Menembus Tanah Terisolir: BNPB Kerahkan Pasukan Jalan Kaki dan Helikopter untuk Selamatkan Warga Tapanuli–Sibolga