Pengakuan Nenek Alvaro: Alibi Bangkai Anjing Adik pelaku Tutupi Keberadaan Jasad

photo author
Ken Maesa Pamenang, TitikTemu.co
- Senin, 24 November 2025 | 17:13 WIB
Pengakuan Nenek Alvaro: Alibi Bangkai Anjing Adik Pelaku Tutupi Keberadaan Jasad. (ANTARA/Luthfia Miranda Putri)
Pengakuan Nenek Alvaro: Alibi Bangkai Anjing Adik Pelaku Tutupi Keberadaan Jasad. (ANTARA/Luthfia Miranda Putri)

TITIKTEMU.CO - Dugaan keterlibatan lebih banyak pihak dalam kasus kematian Alvaro Kiano Nugroho muncul.

Setelah ayah tiri, Alex, ditetapkan sebagai tersangka pelaku, kini keluarga mempertanyakan peran adik pelaku yang disebut memberi alibi bangkai anjing saat warga mencium bau tak sedap dari lokasi penemuan jasad.

Alex sendiri kemudian diketahui nekat bunuh diri di tahanan sesaat setelah ditangkap dan dijadikan sebagai tersangka penculikan dan pembunuhan terhadap Alvaro.

Baca Juga: Pulang dalam Sunyi: Misteri 8 Bulan Hilangnya Alvaro dan Jejak Tragis yang Terbongkar

Alibi yang Mencurigakan

Sayem, nenek Alvaro, menduga anggota keluarga dari ayah tiri ikut membantu upaya menutupi kejahatan tersebut. Dia menyebut keterangan tetangga memperkuat kecurigaan itu.

Menurut Sayem, sejumlah warga di sekitar lokasi sempat menanyakan bau menyengat yang tercium dari sebuah titik. Namun saat mereka bertanya, adik pelaku disebut menjawab bahwa bau itu hanya bangkai anjing.

“Jadi tetangga di situ pada ngomong katanya kok bau apa ya. Katanya bukan, itu mah bangkai anjing,” tutur Sayem dilansir dari Antara.

Mendengan jawaban itu, warga setempat akhirnya menyengat tidak lagi mempertanyakan. Belakangan, bau yang dikira bangkai hewan diduga kuat berasal dari jasad Alvaro.

Baca Juga: Kronologi Hilangnya Alvaro Kiano Hingga Ditemukan Meninggal, Ayah Tiri Bunuh Diri di Tahanan 

Keluarga Mmenduga Ada Pihak Lain

Pernyataan Sayem memunculkan dugaan baru bahwa Alex, ayah tiri sekaligus pelaku pembunuhan, tidak bertindak sendirian. Dia yakin ada kemungkinan keluarga pelaku menutupi kejahatan itu.

“Kami bingung, kok bisa orang-orang sekitar tahu ada bau tapi malah dibilang bangkai anjing. Jadi saya rasa ada yang tahu tapi diam,” kata Sayem.

Meski begitu, kepolisian belum mengonfirmasi keterlibatan pihak lain. Publik menunggu penyelidikan lengkap dan hasil pemeriksaan lanjutan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X