Kronologi Hilangnya Alvaro Kiano Hingga Ditemukan Meninggal, Ayah Tiri Bunuh Diri di Tahanan 

photo author
Ken Maesa Pamenang, TitikTemu.co
- Senin, 24 November 2025 | 16:20 WIB
Kronologi Hilangnya Alvaro Kiano Hingga Ditemukan Meninggal, Ayah Tiri Bunuh Diri di Tahanan. (Istimewa)
Kronologi Hilangnya Alvaro Kiano Hingga Ditemukan Meninggal, Ayah Tiri Bunuh Diri di Tahanan. (Istimewa)

TITIKTEMU.CO - Perjalanan sembilan bulan pencarian Alvaro Kiano Nugroho (6) akhirnya berujung duka. Bocah yang hilang sejak Maret 2025 itu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Kepolisian mengonfirmasi identitas jenazah melalui tes DNA, sekaligus mengakhiri misteri yang selama ini membuat keluarga dan masyarakat berharap Alvaro ditemukan selamat.

Polisi menemukan jasad Alvaro sudah dalam kondisi kerangka. Ayah tiri yang diduga menjadi tersangka dalam kasus ini sempat ditahan, tapi kemudian diketahui bunuh diri di sel tahanan.

Lalu bagaimana awal mula kasus ini, proses pencarian, hingga akhirnya polisi menangkap ayah tiri Alvaro sebagai tersangka?

Baca Juga: Misteri Hilangnya Alvaro Kiano Nugroho: Terungkap, Ayah Tiri Diduga Pelaku Utama?

Kronologi Kasus: Hilang Saat Ramadan

Kasus hilangnya Alvaro berawal pada 6 Maret 2025 saat bulan Ramadan. Siang itu, Alvaro sempat bermain dan meminta dibuatkan susu oleh kakeknya, Tugimin (71).

Tidak ada tanda mencurigakan. Alvaro bermain seperti biasa di sekitar rumah. Namun menjelang waktu Magrib, kakek dan keluarga mulai curiga karena Alvaro tak kunjung pulang dari masjid tempat dia biasanya salat.

Keresahan bertambah ketika semua teman sebaya Alvaro mengaku tidak mengetahui keberadaannya. Sang kakek pun menyusuri area sekitar rumah, ke danau, dan mengecek kamera CCTV. Namun sang cucu tidak ditemukan.

Baca Juga: Kasus Kematian Dosen Untag: Dugaan Hubungan Terlarang dan Ancaman Pemecatan AKBP Basuki Menguat

Lapor ke Polisi dan Respons Awal

Merasa ada yang janggal, Tugimin melaporkan hilangnya Alvaro ke Polsek Pesanggrahan. Namun laporan ditolak karena belum melewati 1x24 jam sejak anak dinyatakan hilang.  

Keesokan harinya, keluarga melapor ke Polres Metro Jakarta Selatan dan laporan diterima. Di saat yang sama muncul kesaksian dari marbot masjid.

Dia menyebut ada seseorang yang sebelumnya menanyakan keberadaan Alvaro pada hari hilangnya anak itu. Namun, marbot tidak mengingat wajah orang yang mencari. CCTV masjid juga dalam keadaan tidak aktif.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X