TITIKTEMU.CO - Perjalanan sembilan bulan pencarian Alvaro Kiano Nugroho (6) akhirnya berujung duka. Bocah yang hilang sejak Maret 2025 itu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Kepolisian mengonfirmasi identitas jenazah melalui tes DNA, sekaligus mengakhiri misteri yang selama ini membuat keluarga dan masyarakat berharap Alvaro ditemukan selamat.
Polisi menemukan jasad Alvaro sudah dalam kondisi kerangka. Ayah tiri yang diduga menjadi tersangka dalam kasus ini sempat ditahan, tapi kemudian diketahui bunuh diri di sel tahanan.
Lalu bagaimana awal mula kasus ini, proses pencarian, hingga akhirnya polisi menangkap ayah tiri Alvaro sebagai tersangka?
Baca Juga: Misteri Hilangnya Alvaro Kiano Nugroho: Terungkap, Ayah Tiri Diduga Pelaku Utama?
Kronologi Kasus: Hilang Saat Ramadan
Kasus hilangnya Alvaro berawal pada 6 Maret 2025 saat bulan Ramadan. Siang itu, Alvaro sempat bermain dan meminta dibuatkan susu oleh kakeknya, Tugimin (71).
Tidak ada tanda mencurigakan. Alvaro bermain seperti biasa di sekitar rumah. Namun menjelang waktu Magrib, kakek dan keluarga mulai curiga karena Alvaro tak kunjung pulang dari masjid tempat dia biasanya salat.
Keresahan bertambah ketika semua teman sebaya Alvaro mengaku tidak mengetahui keberadaannya. Sang kakek pun menyusuri area sekitar rumah, ke danau, dan mengecek kamera CCTV. Namun sang cucu tidak ditemukan.
Baca Juga: Kasus Kematian Dosen Untag: Dugaan Hubungan Terlarang dan Ancaman Pemecatan AKBP Basuki Menguat
Lapor ke Polisi dan Respons Awal
Merasa ada yang janggal, Tugimin melaporkan hilangnya Alvaro ke Polsek Pesanggrahan. Namun laporan ditolak karena belum melewati 1x24 jam sejak anak dinyatakan hilang.
Keesokan harinya, keluarga melapor ke Polres Metro Jakarta Selatan dan laporan diterima. Di saat yang sama muncul kesaksian dari marbot masjid.
Dia menyebut ada seseorang yang sebelumnya menanyakan keberadaan Alvaro pada hari hilangnya anak itu. Namun, marbot tidak mengingat wajah orang yang mencari. CCTV masjid juga dalam keadaan tidak aktif.
Artikel Terkait
Penembak Pengacara di Tanah Abang Ditangkap! Motif Dendam, Teriakan Tangis Warnai Penangkapan Dramatis
Saksi Kasus Kematian Prada Lucky, Prada Richard Ungkap Trauma dan Permintaan Dipindahkan dari Satuan
Tragedi di Masjid Agung Sibolga: Kronologi Mahasiswa Tewas Dikeroyok hingga Lima Pelaku Ditangkap
Kasus Ijazah Palsu Jokowi: Polda Metro Jaya Tetapkan 8 Orang sebagai Tersangka, Termasuk Roy Suryo
Dosen Untag Semarang Ditemukan Tewas di Kostel, Sekamar dengan Perwira Menengan Polisi, Ini Fakta-faktanya
Kasus Dosen Untag Semarang Meninggal di Kostel Memasuki Babak Baru, AKBP Basuki Ditahan
Fakta-fakta Terbaru Kasus Kematian Dosen Untag Semarang, Satu KK dengan AKBP Basuki