Makam Kerkhof Dezentje Ampel Boyolali & Kisah Terkubur yang Menyertainya...

photo author
Agus Hermanto, TitikTemu.co
- Jumat, 7 Januari 2022 | 16:55 WIB
Makam kerkof peninggalan kolonial Belanda di Ampel Boyolali, yang kurang perhatian ini menurut informasi dibangun 1839, diberi nama Makam Kerkhof Dezentje. (pic. pemkab boyolali)
Makam kerkof peninggalan kolonial Belanda di Ampel Boyolali, yang kurang perhatian ini menurut informasi dibangun 1839, diberi nama Makam Kerkhof Dezentje. (pic. pemkab boyolali)

Baca Juga: Bung Tomo, Pengobar Semangat Pertempuran 10 November di Surabaya

Atas permintaan Jenderal De Kock,  Dezentje mempengaruhi Sri Susuhunan untuk tetap bersikap netral dalam Perang Jawa.  Untuk jasanya ini, Kerajaan Belanda memberikan penghargaan berupa Orde de Nederlandse Leeuw kepada Tinus.

Dezenjte adalah salah satu musuh Pangeran Diponegoro, karena orang ini pasukan Pangeran Diponegoro agak Keteter ketika bertempur di Ungaran, lokasi Pertempurannya tepat Ddseberang jalan Pabrik Texstil ada makam salah satu senopati Pangeran Diponegoro di situ,” ujarnya.

Tinus meninggal pada 7 November 1839 dalam usia 42 tahun. Ia mewariskan lahan perkebunan seluas 1.275 Hektar. Kejayaan keluarga Dezentje di Bumi Vorstenlanden berlalu bersama waktu.  Keberadaan mereka terlupakan. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Agus Hermanto

Sumber: Pemkab Boyolali

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Arti Mimpi Ular Kuning dan Putih Apa?

Selasa, 26 Agustus 2025 | 11:35 WIB
X