TITIKTEMU.CO – Bung Tomo tak bisa lepas dari Hari Pahlawan 10 November. Namanya Sutomo, tapi dia lebih dikenal dengan sebutan Bung Tomo.
Pada 10 November 1945 itu, usia Bung Tomo baru 25 tahun. Dia merupakan sosok penting di balik pertempuran besar di Surabaya.
Seorang orator ulung. Pidatonya berapi-api membangkitkan semangat para pejuang melawan penjajah.
Baca Juga: 7 Pahlawan Perempuan Sebelum Kemerdekaan, dari Laksamana Malahayati Sampai Rasuna Said
Tak banyak tokoh yang mampu menggerakkan massa melalui pidato-pidatonya. Selain Sukarno, Bung Tomo adalah salah satu orator ulung.
Ia lahir 3 Oktober 1920 di Blauran, Surabaya. Ayahnya, Kartawan Tjiptowidjojo seorang polisi dan pegawai ekspor impor Belanda. Ibunya, Subastita.
Soetomo menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat di Surabaya atau HIS (Hollandsch Inlandsche School).
Baca Juga: Sosok Roehana Koeddoes di Google Doodle Hari Ini, Siapa Dia?
Kemudian melanjutnya ke Sekolah Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (Mulo), HBS (Hogere Burger School) dan AMS (Algemeen Metddelbare School).
Sekolahnya berhenti di tengah jalan karena masalah biaya. Sutomo baru melanjutkan kuliahnya di Universitas Indonesia tahun 1959.
Sejak muda Bung Tomo karisma dan jiwa pejuang sudah terlihat. Pada usia 17 tahun, meraih tingkat Pandu Garuda di Kepanduan Bangsa Indonesia (KBI).
Baca Juga: Bangkitkan Jiwa Pahlawanmu dengan 10 Link Twibbon Peringatan 10 November
Hanya segelintir orang Indonesia yang bisa meraih Scout Eagle ini di organisasi pandu nasionalis era kolonial.
Pada usia 19 tahun, Bung Tomo menjadi jurnalis dan aktif menulis di beberapa surat kabar serta majalah.
Artikel Terkait
Kisah Cinta Soekarno, dari Oetari hingga Ratna Sari Dewi
ROKOK KLOBOT DAN HARGA DIRI BANGSA
Paku Buwono VI, Raja Surakarta di Simpang Jalan
Diponegoro, Pangeran yang Membuat Belanda Bangkrut
Jasad Para Jenderal itu Ditemukan di Sumur Tua di Lubang Buaya
Jangan Salah, Ini Beda Hari Lahir Pancasila dan Hari Kesaktian Pancasila
Peringatan Hari Pahlawan 2021, Berikut Logo dan Maknanya