TITIKTEMU.CO – Banyak ragam kopi di Indonesia, tersebar dari Aceh sampai Papua. Hampir setiap daerah memiliki kopi dengan keunikan masing-masing.
Namun, selama ini hanya beberapa nama kopi yang kerap terdengar, seperti kopi Gayo, kopi Toraja, kopi Mandailing, kopi Lampung, dan Kintamani.
Tidak berarti kopi yang kurang populer bukan kopi enak. Beberapa kopi yang tidak familiar malah mendunia karena citarasa dan karakternya yang unik.
Baca Juga: Begini Cara Bikin Kopi Tubruk Paling Enak , Dijamin Perut Tidak Kembung
Salah satunya adalah kopi Gunung Puntang yang merupakan bagian dari kopi Java Preanger. Sebutan ini diberikan VOC sejak pertama kali menanam kopi di wilayah Priangan (Jawa Barat).
Kopi Gunung Puntang tumbuh di ketinggian 1.500 mdpl di Pegunungan Puntang, Desa Pasirmulya, Banjaran, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Pada April 2016, kopi Gunung Puntang menjuarai "Specialty Coffee Association of America Expo (SCAA)" di Atlanta, Amerika Serikat.
Baca Juga: Kopi Single Origin, Kopi Blend, Apa Sih Maksudnya?
Sejak itu, kopi Gunung Puntang melesat. Kopi ini mulai meninggalkan kopi-kopi yang lebih dulu tenar, seperti kopi Kerinci, Gayo, Mandailing dan Kintamani.
Kopi Gunung Puntang kembali memenangi kategori arabika natural dalam “Indonesia Cupping Contest XI 2019”. Kopi ini juga memenangi festival kopi di Paris, Prancis.
Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia (AEKI) menyebut kopi ini unggul dalam tingkat keasaman (acidity), kekentalan (body), aroma (fragrance).
Baca Juga: Program Ngopi Doeloe mengangkat kopi Ulubelu raih penghargaan ISDA 2021
Juga tingkat kemanisan (sweetness), rasa (flavour), bersih (clean) dan after taste. Harga kopi Hgunung Puntang pun melejit.
Artikel Terkait
Ini Perbedaan Kopi Arabika dan Robusta, Suka yang Mana?
Lagi Tren, Ini 7 Destinasi Wisata Kopi Terbaik
5 Sajian Kopi Khas Indonesia yang Unik, Pernah Coba yang Mana?
Kopi Hitam vs Kopi Instan, Mana yang Lebih Baik?
Cafe Dangdut Buka di New York, Promosikan Kopi, Dangdut, dan Goyangannya
Mengapa Harga Kopi Luwak Mahal? Karena...