Sejarah Keraton Surakarta, Paku Buwana III: Raja yang Berkuasa di Bawah Bayang-bayang Belanda

photo author
Ken Maesa Pamenang, TitikTemu.co
- Rabu, 12 November 2025 | 14:15 WIB
Sejarah Keraton Surakarta, Pakubuwana III: Raja yang Hidup di Bawah Bayang-bayang Belanda. (Wikipedia)
Sejarah Keraton Surakarta, Pakubuwana III: Raja yang Hidup di Bawah Bayang-bayang Belanda. (Wikipedia)

Namun, di sisi lain, kebijakannya menjaga hubungan baik dengan Belanda membuat Surakarta tetap aman dari perang besar. Kehidupan di dalam istana berjalan mewah.

Betapa tidak. Pakubuwana III memiliki 14 istri dan 46 anak. Salah satu putrinya kelak bahkan dinikahkan dengan putra sulung Mangkunegara I, mempererat hubungan antar-dinasti yang dulu bermusuhan.

Menjelang akhir hidupnya, Pakubuwana III kerap gelisah dengan berbagai intrik di dalam istana, terutama dari pihak-pihak yang tidak puas dengan kekuasaannya.

Sang Raja mangkat pada 26 September 1788 di usia 56 tahun. Selama hampir empat dekade memerintah, Pakubuwana III tidak pernah benar-benar menjadi raja yang berdaulat.

Di masa pemerintahannya, kerajaan Mataram Islam bahkan pecah menjadi dua: Yogyakarta, Surakarta, dan kemudian juga Pakualaman serta Mangkunegaran.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Arti Mimpi Ular Kuning dan Putih Apa?

Selasa, 26 Agustus 2025 | 11:35 WIB
X