TITIKTEMU.CO SEMARANG - Startup D-Batik yang diprakarsai dan dikembangkan melalui kolaborasi antara dosen dan mahasiswa Jurusan Seni Rupa, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang telah berhasil mendapatkan penganugerahaan INDI 4.0 Award Kementerian Perindustrian Republik Indonesia tahun 2021.
Startup D-Batik yang dikembangkan melalui riset oleh dosen Jurusan Seni Rupa Wandah Wibawanto SSn M Ds dan Dwi Wahyuni Kurniawati S Pd M Sn, serta mahasiswa Jurusan Seni Rupa Rizka Alfiana Imawati mendapatkan penghargaan pada kategori Technology Provider.
Penganugerahaan INDI 4.0 Award ini, dilansir dari laman UNNES, disampaikan secara langsung oleh Menteri Perindustrian Republik Indonesia Dr Agus Gumiwang Kartasasmita Msi, di Gedung Kementerian Perindustrian, Jakarta Selatan, pekan yang lalu.
Baca Juga: Kagama Lakukan Penghijauan di Kawasan Hutan Kritis Jepara, Tanam 8000 Bibit Pohon
Baca Juga: Lomba Ngadi Saliro Ngadi Busono, Sambut Hari Ibu ke-93 Digelar di Sragen
Penganugerahaan INDI 4.0 Award merupakan agenda tahunan Kementerian Perindustrian sejak tahun 2019 yang diharapkan menjadi stimulus bagi industri dalam meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan kapasitas melalui transformasi industri 4.0 dengan memanfaatkan prinsip-prinsip dan teknologi kunci industri 4.0.
“Melalui acara penganugerahaan INDI 4.0 Award, pemerintah memberikan apresiasi dan menunjukkan kepada masyarakat dan dunia atas perkembangan implementasi industri 4.0 di Indonesia yang pesat,” ujar Menteri Perindustrian Dr Agus Gumiwang.
Baca Juga: Pemilihan Putri Indonesia 2021 Segera Digelar, Wakil Jateng Digadang-gadang Jadi Jawara
Tahun 2019, melalui Kementerian Perindustrian RI, D-Batik telah berhasil memenangkan kompetisi Startup 4 Industry pada kategori IoT (Internet of Things), serta menjadi salah satu perwakilan startup dari Indonesia yang diikutsertakan pada kegiatan pameran International Dubai Expo 2021, di Saudi Arabia. Melalui serangkaian prestasi ini, D-Batik menjadi startup binaan serta bekerjasama secara langsung bersama Ditjen IKMA, Kementerian Perindustrian RI.
D-Batik dari Jurusan Seni Rupa, FBS, UNNES bersama Kemenperin RI berkomitmen untuk dapat membantu IKM batik di seluruh Indonesia dalam proses kreatif menciptakan motif batik melalui teknologi terkini yang dapat dioperasikan secara mudah dan menyenangkan.
Di samping itu, D-Batik juga berkomitmen melakukan inovasi-inovasi dalam menciptakan produk batik cap maupun tulis melalui integrasi perkembangan teknologi terkini yang tetap mempertahankan nilai- nilai konservasi batik dalam proses produksi.
Baca Juga: Puthuk Setumbu, Menikmati Keindahan Sunsrise dari Atas Bukit
Melalui D-Batik, dapat dihadirkan beragam motif batik baru yang dapat memperkaya khasanah ornament batik di Indonesia, serta hadirnya batik dengan motif kekinian diharapkan mampu menarik apresiasi kaula muda dalam mengenakan batik yang unik dan estetis. ***
Artikel Terkait
UNNES Teken MoU dengan KPK, Perkuat Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi
UGM Beri Pelatihan Budidaya Ayam Bahagia Bagi Warga Binaan Lapas. Anda Bisa Ikut Melakukannya
Lomba Mobil Hemat Energi di Surabaya, UNNES Rebut 2 Penghargaan
UGM Raih Medali Perak pada Kompetisi Biologi Sintetik Dunia iGEM 2021
Universitas Indonesia Setuju Kegiatan Resimen Mahasiswa Diberi Bobot SKS
SNMPTN 2022 Digelar Tahun Depan. Simak Syarat, Tanggal Pendaftaran hingga Pengumuman Hasil