Dana Pendidikan Anak Nggak Harus Asuransi — Ini Alternatif yang Jarang Dibahas Agen

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Jumat, 28 Agustus 2026 | 19:27 WIB

SBN

Surat Berharga Negara juga dapat menjadi pilihan untuk tujuan keuangan tertentu. Instrumen ini memiliki karakteristik berbeda dari reksa dana sehingga orang tua perlu memahami tenor, kupon, risiko harga, dan aturan produknya sebelum membeli.

Baca Juga: Terjebak Tren Gentle Parenting dan Isme Lainnya? Ini Alasan Label Gaya Asuh Justru Merusak Ibu dan Anak

Yang terpenting bukan mencari instrumen dengan janji hasil paling tinggi, tetapi membuat strategi yang masuk akal dengan kondisi keuangan keluarga.

Jangan Biarkan Rasa Takut Menjadi Alat Jualan

“Kalau orang tua meninggal, bagaimana nasib pendidikan anak?”

Pertanyaan tersebut memang penting. Tetapi ketakutan itu seharusnya tidak otomatis membuat seseorang membeli produk finansial tertentu.

Baca Juga: Parenting Tanpa Panggung: Kenapa Orang Tua Kini Stop Posting Anak di Medsos?

Dana pendidikan anak sebaiknya dimulai dari menghitung kebutuhan: kapan uang akan digunakan, berapa perkiraan biayanya, berapa kemampuan menabung setiap bulan, dan seberapa besar risiko yang sanggup diterima.

OJK juga menyediakan kanal informasi dan pengaduan bagi konsumen sektor jasa keuangan.

Jadi, sebelum menandatangani polis atau produk investasi, ambil waktu untuk membaca ilustrasi, biaya, risiko, dan ketentuannya. Dana pendidikan anak adalah tujuan jangka panjang. Jangan sampai keputusan yang dibuat karena panik justru menjadi beban finansial bertahun-tahun.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Leihana

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X