Meski berpacu dengan waktu demi kelulusan dan onboarding di Petronas, Hafiz justru berhasil menjadi orang pertama di angkatannya yang lulus sidang. Sebuah pencapaian yang ia sebut sebagai “momen luar biasa.”
Membawa Nama ITB ke Level Dunia
Kemenangan Hafiz diumumkan di hadapan akademisi dan profesional energi dari berbagai negara.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Prof. Jennifer Miskimins, Presiden SPE 2026 dari Colorado School of Mines.
“Rasanya luar biasa bisa memenangkan kompetisi pertama saya, apalagi langsung di level internasional,” ucap Hafiz penuh syukur.
Selain prestasi akademik, Hafiz juga dikenal aktif memimpin organisasi SPE ITB Student Chapter, yang di bawah kepemimpinannya berhasil meraih Presidential Award for Outstanding Student Chapter dan Regional Outstanding Student Chapter Award.
Langkah Berikutnya: Houston, Amerika Serikat
Dengan kemenangan ini, Hafiz akan mewakili Asia Pasifik di SPE Annual Technical Conference and Exhibition (ATCE) 2026 di Houston, Texas.
“Target saya berikutnya bukan hanya membawa nama ITB atau Indonesia, tapi juga seluruh kawasan Asia Pasifik,” katanya dengan optimis.
Perjalanan Hafiz adalah bukti bahwa riset sederhana, jika dikerjakan dengan niat dan dedikasi, bisa menembus panggung global.
Dari ruang kelas di Bandung hingga konferensi dunia, semangat inovasinya menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia di bidang energi.***
Artikel Terkait
Nonton The Ugly di Bioskop, Film Korea yang Membongkar Kejamnya Standar Kecantikan
Dari Singkong Jadi Energi: Langkah Serius Indonesia Menuju Kemandirian Bioetanol
Whoosh, Utang, dan Bayangan KPK: Ketika Proyek Ambisi Jadi Ujian Transparansi
10 Barang Elektronik yang Bisa Digadaikan di Pegadaian Swasta
Jeritan dari Panggung Monas: Ketika Guru Madrasah Menuntut Keadilan yang Tak Kunjung Datang
Apa yang Sebenarnya Dimaksud Luhut Saat Sebut Whoosh Proyek Busuk?
695 Siswa Gunungkidul Keracunan Program Makan Bergizi Gratis: Ketika Niat Baik Tak Selalu Berujung Manis
Di Balik Laju Whoosh: Dugaan Permainan Licik, Utang Raksasa, dan Angka-angka yang Tak Masuk Akal
Coretax Rp1,3 Triliun: Drama Pajak Digital, Programmer ‘Lulusan SMA’, dan Tanda Tanya Besar di Balik Layar
Fakta Unik Film Abadi Nan Jaya: Saat Zombie Bertemu Budaya Nusantara di Netflix